Klaten

Kecamatan Kebonarum Gelar Forum Konsultasi Publik Tahun 2026, Siap Rekam Tapi Tak Siap Cetak KTP

Keterangan Foto: Camat Kebonarum I Nyoman Gunadika, SE pimpin agenda Forum Konsultasi Publik tahun 2026 di pendapa Kecamatan, Rabu (15/7/2026) pagi.

KLATEN, POSKITA.co – Demi peningkatan pelayanan di Kecamatan Kebonarum, Klaten, maka digelar Kecamatan Kebonarum mengadakan Forum Konsultasi Publik tingkat Kecamatan di Pendapa, Rabu (15/7/2026) pagi.

Acara FKP dipimpin langsung oleh Camat Kebonarum I Nyoman Gunadika, SE yang dihadiri puluhan tamu undangan, antara lain unsur TNI/Polri, perwakilan Bagian Organisasi Setda Klaten, Disdukcapil Klaten, Kades, Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Kebonarum, BPD, Akademisi, wartawan, LSM, relawan dan lainnya.

Dalam acara ini, Camat Nyoman mengharapkan FKP Kecamatan Kebonarum ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam rangka sharing informasi dan mendengar langsung dari masyarakat terkait layanan kepada masyarakat lebih baik lagi ke depan.

“Pelayanan ke depan bisa maksimal dan pelayanan bisa berbenah lebih baik lagi. Kami informasikan, saat liburan sekolah, banyak ajuan masyarakat yang rekam KTP dan staf Kecamatan juga bisa memaksimalkan diri. Tapi di Pelayanan Terpadu Kecamatan atau PATEN Kecamatan Kebonarum belum siap untuk mencetak KTP, karena belum punya alatnya,” jelas Nyoman Gunadika.

Pelayanan yang ada di Kecamatan Kebonarum ini antara lain pelayanan secara online Sakura, pelayanan adminduk gratis, dan layanan lainnya. Semua layanan memakai NIK, baik kesehatan, pendidikan dan lainnya.

Dijelaskan pula, untuk layanan ODGJ saat ini ini masih sulit. Kecamatan Kebonarum mengajak masyarakat untuk menginfokan ke warga yang ODGJ yang belum direkam, bisa dilayani dengan jemput bola.

“Ada usulan dari Desa kepada Disdukcapil untuk penanganan rekam ODGJ. Bagi warga yang belum memiliki adminduk, bisa diarahkan untuk segera merekam adminduk. Untuk perekaman, Kecamatan Kebonarum siap, tapi untuk cetak KTP belum bisa,” ungkap Nyoman yang asli Bali ini.

Muhammad Irfan Rahmadi, SSTP MSi perwakilan dari Disdukcapil Klaten mengatakan, untuk layanan adminduk Sakura bisa dikirimkan lewat shoft file, tapi untuk pembuatan KTP harus rekam langsung. Ada 5 kecamatan yang bisa cetak KTP dan warga harus jeli jika ingin segera bisa rekam dan cetak KTP.

“Pelayanan adminduk pasti ada keinginan bisa rekam dan cetak. Dan hal ini tergantung kesiapan anggaran dan sarana prasarana pendukung. Disdukcapil Klaten sudah ajukan untuk anggaran Rp1,5 milyar untuk pengadaan alat yang berulang-ulang diusulkan terkait rekam dan cetak adminduk,” ujar Irfan.

Usai acara, ada penandatanganan berita acara yang disaksikan langsung Camat Kebonarum Nyoman Gunadika dan jajaran lainnya. Untuk IKM Kecamatan Kebonarum tahun 2026 semester pertama ini nilainya 92,65 atau A. (Hakim)