Klaten

Relawan SEHATI Puluhan Bantu 2 Tangki Air Bersih untuk Warga Kalijaran dan Temas Desa Bawak

Keterangan Foto: Kades Bawak, Kecamatan Cawas, Klaten, Ponidi foto bersama para Relawan SEHATI Desa Puluhan, Kecamatan Trucuk saat droping air bersih di Pamsimas RW 9 Kalijaran, Bawak, Jumat (18/9/2026) siang.

KLATEN, POSKITA.co – Ponidi, Kepala Desa Bawak, Kecamatan Cawas, Klaten, mengaku bersyukur atas kepedulian dan dukungan berbagai pihak untuk warganya yang mengalami krisis air bersih di Kalijaran RW 9 dan Temas RW 10, termasuk dari relawan Sedulur Hamenang Kadarwati (SEHATI), Jumat (18/9/2026) pagi.

“Bantuan dari relawan SEHATI ini sangat-sangat membantu sekali bagi warga Bawak yang ada di RW 9 Kalijaran dan RW 10 Temas. Terima kasih Pak Bupati Hamenang Wajar Ismoyo dan Ibu Hj. Kadarwati yang peduli dengan masyarakat kami yang saat ini krisis air bersih,” jelas Ponidi.

Sekitar 1-2 bulan ini, Ponidi mengaku memang telah terjadi krisis air dengan turunya debit air Pamsimas yang ada di RW 9 dan RW 10 Desa Bawak. Keadalaman air Pamsimas di RW 9 Kalijaran ini sekitar 68 meter dan debit airnya surut. Sehingga perlu uluran tangan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Klaten lewat BPBD, para relawan dan lainnya.

Ponidi menambahkan, untuk jumlah warga di RW 9 Dukuh Kalijaran ada 180-an kepala keluarga (KK) dan di RW 10 Temas ada 150-an KK. Karena sudah ada Pamsimas, maka Perumda Air Minum Tirta Merapi Klaten atau PDAM tidak boleh masuk. Meskipun secara riil, warga di RW 9 dan RW 10 ini selalu kerepotan jika musim kemarau tiba.

“Kami informasikan kalau sumber air di Kalijaran dan Temas ini agak susah, istilah jawanya airnya kantu. Kedalaman air Pamsimas sekitar 68 meter dan debit airnya turun saat musim kemarau. Kebetulan juga, kandungan air Pamsimas di Bawak ini sedikit mengandung kapur,” ujarnya.

Warga RW 9 dan RW 10 sudah bersepakat dengan membuat Pamsimas sekitar tahun 2010-2011 bantuan JRF. Dari Pamsimas, dipasang pipa ke setiap rumah dengan dialirkan ke tandon rumah. Jadi kalau ada droping air bersih langsung dimasukkan Pamsimas dan warga tidak usah bawa jrigen ambil air bersih. Hanya tinggal membuka kran tandon di rumah masing-masing sudah teraliri air.

Kalau tidak ada bantuan atau uluran tangan, warga membeli air bersih untuk masak saja dan per galon air bersih sekitar Rp5-6 ribu. Per rumah biasanya bisa membeli 2-3 galon air dari para penjual air bersih galon dengan jemput bola atau diantar langsung ke rumah warga.

Salah satu warga Kalijaran Ichwan Eko Raharjo mengaku bahagia dengan kepedulian relawan dari berbagai pihak. Mereka yang peduli air bersih digerakkan Allah SWT untuk meringankan beban warga di RW 9 dan RW 10 yang mengalami krisis air bersih.

Kades Bawak Cawas Ponidi saat pantau droping air bersih bantuan Relawan SEHATI Desa Puluhan.

“Kami atas nama warga RW 9 Kalijaran dan RW 10 Temas Desa Bawak mengucapkan terima kasih dengan bantuan droping air bersih. Setetes air bersih uluran tangan para relawan, para dermawan, semoga dibalas dengan kebaikan dan keberkahan lebih baik oleh Allah SWT. Aamiin,” pesan Ichwan.

Sementara Hari (50 th) didampingi Harnadi, relawan SEHATI Desa Puluhan, Kecamatan Trucuk, turut bahagia bisa mengawal dengan mengirimkan 2 tangki air bersih ke RW 9 dan RW 10 Desa Bawak. Relawan SEHATI Desa Puluhan ini bergerak juga atas dukungan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Hj. Kadarwati anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah.

“Semoga bantuan 2 tangki air bersih ini bisa membawa manfaat bagi warga RW 9 dan RW 10 Desa Bawak yang selama sebulan lebih ini mengalami kesulitan atau krisis air bersih. Kita relawan SEHATI Desa Puluhan tetap bergerak dalam kebaikan dan diniati ngibadah,” ungkap Hari. (Hakim)