Kahoot Tingkatkan Motivasi Belajar IPS

Spread the love

Oleh: Kavinji

Guru SMPN 1 Baturetno

Kabupaten Wonogiri

 

Pembelajaran yang menyenangkan dapat terjadi apabila hubungan interpersonal antara guru dan siswa berlangsung baik. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk membuat suasana  menyenangkan. Pembelajaran yang menyenangkan dapat dicapai ketika siswa aktif selama proses pembelajaran. Selain itu, minat belajar juga memiliki andil yang tinggi terhadap suasana senang belajar. IPS merupakan bidang studi yang mempelajari menelaah, menganalisis gejala dan masalah sosial di masyarakat dengan meninjau dari berbagai aspek kehidupan atau satu perpaduan.

Tujuan pendidikan IPS adalah agar peserta didik memiliki kemampuan dalam berpikir logis dan kritis untuk memahami konsep dan prinsip yang berkaitan dengan pola dan persebaran keruangan, interaksi sosial, pemenuhan kebutuhan, dan perkembangan kehidupan masyarakat untuk menciptakan kondisi kehidupan yang lebih baik dan atau mengatasi masalah-masalah sosial (Kemendikbud, 2014: 488)”.

Hasil penilaian harian mata pelajaran IPS kelas VII materi kelangkaan dan kebutuhan manusia sebelum memanfaatkan Kahoot, diperoleh data sebagai berikut. Nilai tertinggi 80, nilai terendah 55, nilai rata-rata 68,67, dan banyaknya siswa yang tuntas KKM ada 8 orang atau 26,67%. Adapun dari hasil pengamatan guru terhadap motivasi siswa dalam belajar IPS selama semester gasal, diperoleh data sebagai berikut. Banyaknya siswa dengan motivasi belajar dengan kategori “kurang” ada 4 orang, banyaknya siswa dengan motivasi belajar dengan kategori “sedang” ada 18 orang, dan banyaknya siswa dengan motivasi belajar dengan kategori “tinggi” ada 8 orang.

Menurut Sardiman (2011:80) ada beberapa bentuk dan cara untuk menumbuhkan motivasi dalam kegiatan belajar di sekolah antara lain memberi angka, hadiah, saingan/kompetisi, ego-involvement, memberi ulangan, mengetahui hasil, pujian, hukuman, hasrat untuk belajar, minat, dan tujuan yang diterima baik oleh siswa.

Untuk mengatasi maslah tersebut melalui pemanfaatan Kahoot, siswa akan terdorong untuk berdiskusi, menjawab pertanyaan, mencari jawaban, berkompetisi dan berprestasi. Keinginan untuk keluar sebagai pemenang saat kuis Kahoot dilaksanakan akan mampu mendorong siswa menjadi rajin membaca materi pelajaran. Siswa yang umumnya merasa bosan dan mengantuk akan berubah menjadi lebih bersemangat. Ketertarikan dalam mengerjakan kuis Kahoot bisa membuat siswa merasa sedang bermain walau sebenarnya mereka benar-benar terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Kahoot sendiri juga memiliki fitur-fitur yang menarik. Sekolah memiliki jaringan internet yang memadai dan siswa juga memiliki HP untuk mengakses kuis Kahoot. Oleh karena itu, pemanfaatan Kahoot dalam pembelajaran tentunya tidak akan mengalami kendala.

Kahoot adalah aplikasi pengajaran atau platform pendidikan berbasis internet untuk kuis-kuis yang dilakukan dengan menarik (Christina, 2019:40). Saat ini, Kahoot mulai marak digunakan dalam pembelajaran. Soal-soal yang digunakan biasanya berbentuk pilihan ganda. Setiap jawaban ditampilkan dengan bentuk dan pilihan warna yang bervariasi sehingga tampilan jawaban bisa lebih menarik. Game online menggunakan Kahoot ini juga bisa dikerjakan secara interaktif oleh siswa, baik secara individu maupun kelompok. Siswa bisa menggunakan HP maupun perangkat lain untuk mengakses quiz tersebut dengan catatan harus terkoneksi dengan internet.

Pemanfaataan kuis Kahoot dalam penelitian ini dilaksanakan secara klasikal. Guru menyusun beberapa soal pilihan ganda. Setelah siswa mengakses tautan Kahoot.it dan memasukkan nomor PIN yang dibagikan oleh guru maka siswa bisa terhubung dengan kuis yang dimainkan dan di HP siswa nantinya akan muncul pilihan jawaban. Adapun soal kuis Kahoot dapat dilihat dari layar presentasi yang ditayangkan secara klasikal oleh guru. Selanjutnya siswa menjawab setiap soal dengan cara meng-klik tombol pada jawaban yang dianggap benar yang muncul di HP siswa. Siswa harus menjawab dengan cepat dan tepat agar memperoleh nilai maksimal. Semua jawaban yang masuk akan terrekam otomatis dan lima nama siswa dengan perolehan skor tertinggi akan ditampilkan di layar. Oleh karena itu, semua siswa bisa mengamati secara langsung siapa yang akan keluar sebagai pemenang.

Untuk menyelenggarakan proses pembelajaran dengan memanfaatkan Kahoot, guru perlu melakukan persiapan. Menurut Christiani (2019:50), ada dua langkah utama dalam bermain kuis dengan menggunakan Kahoot. Langkah pertama adalah membuat kuis di Kahoot, sedangkan langkah kedua adalah memainkan kuis Kahoot tersebut. Dalam penelitian ini, kegiatan merancang kuis menggunakan Kahoot yang dilakukan oleh peneliti yaitu dengan cara mengikuti panduan yang muncul ketika mengakses www.Kahoot.com. Secara ringkas, langkah-langkah untuk membuat kuis dengan memanfaatkan Kahoot adalah klik Kahoot.com; klik sign up; klik teacher; klik school; klik sign up with google; ketik alamat email; pilih akun basic dan klik continue for free; isi data diri pada kotak dialog welcome to Kahoot! Dan klik save and continue; klik create; klik create pada kotak new Kahoot; ketik judul kuis, pertanyaan, pilihan jawaban, atur waktu dan kunci jawaban; klik add question untuk menambahkan soal; klik host Kahoot untuk memainkan; pilih kuis Kahoot yang diinginkan lalu klik play; klik tipe teach untuk bermain langsung dengan peserta (assign untuk tugas); tentukan tanggal dan jam berakhir tugas harus dilaksanakan kemudian klik create; bagikan link yang akan dikirim kepada peserta; klik my Kahoot untuk membuka kuis yang telah dibuat; klik play untuk memainkannya; pilih teach untuk bermain langsung; pilih classic untuk bermain individu, atau team mode untuk bermain secara kelompok; dan kode game otomatis yang harus diinput oleh siswa setelah mereka membuka www.Kahoot.it

Berdasarkan hasil pengamatan selama proses pembelajaran, serta hasil penilaian diri terkait isian angket motivasi belajar pada akhir pembelajaran, pemanfaatan Kahoot di setiap awal proses pembelajaran terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar IPS bagi siswa kelas VIIA SMPN 1 Baturetno. Siswa semakin antusias untuk mengikuti proses pembelajaran dan hasil penilaian harian pun menjadi lebih meningkat. Oleh karena itu, berdasarkan bukti secara teoritik maupun empirik, dapat diperoleh kesimpulan bahwa  Kahoot Tingkatkan Motivasi Belajar IPS bagi siswa kelas VIIA SMPN 1 Baturetno..

Editor: Cosmas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *