Upaya Peningkatan Teknik Permainan Bola Voli Melalui Modifikasi Permainan

Spread the love

Sutarjo, SPd

SDN Tiyaran 01 Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo

Pendidikan jasmani merupakan rangkaian aktivitas jasmani,bermain dan berolahraga, untuk membangun peserta didik yang sehat dan kuat sehingga dapat menghasilkan prestasi akademik yang tinggi. Selain itu, pendidikan jasmani yang dilakukan sejak dini merupakan awal pengembangan prestasi olah raga. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya pembinaan pendidikan jasmani, baik melalui jalur sekolah maupun luar sekolah, yang harus dilakukan sejak usia muda.

Permainan bola voli adalah suatu permainan yang menggunakan bola untuk dipantulkan (di-volley) di udara hilir mudik di atas net (jaring), dengan maksud dapat menjatuhkan bola di dalam petak daerah lapangan lawan dalam rangka mencari kemenangan. Mem-volley atau memantulkan bola ke udara dapat mempergunakan seluruh anggota atau bagian tubuh dari ujung kaki sampai ke kepala dengan pantulan sempurna.

Sanjaya (2007) menjelaskan bahwa selain strategi, metode , dan pendekatan, terdapat juga istilah yang kadang-kadang sulit dibedakan, yaitu teknik dan taktik mengajar. Teknik dan taktik mengajar merupakan penjabaran dari metode pembelajaran. Teknik adalah cara yang dilakukan seseorang dalam rangka mengimplementasikan suatu metode.

Supandi (1992) mengatakan bahwa ketidakberhasilan suatu proses belajar disebabkan antara lain karena siswa tidak sanggup mengatasi tugas gerak dan peraturan yang kompleks. Untuk menghindarkan kesulitan tersebut biasanya dilakukan dengan modifikasi gerakan atau peraturan bersangkutan. Yang dimaksud dengan modifikasi itu ialah pengurangan atau penggantian unsur-unsur tertentu. Masih dalam buku yang sama dijelaskan bahwa secara garis besar, upaya memodifikasi bahan ajar itu dikemukakan Dauer dan Pangrazi dalam Supandi (1992) sebagai berikut: pengurangan jumlah pemain untuk semua pihak, penyederhanaan peraturan dengan menghilangkan beberapa peraturan dan disesuaikan dengan tingkat kematangan kognitif dan afektif siswa, memperpendek waktu permainan,  memperpendek atau memperkecil lapangan,  memudahkan membuat skor, mengubah alat dan perlengkapan yang disesuaikan dengan karakteristik siswa umpamanya bola voli yang dibuat dari bahan lunak, dan merendahkan net

Pada lapangan permainan biasa, bentuk lapangan permainan adalah empat persegi panjang dengan ukuran 9 meter x 18 meter. Lapangan harus dilantai yang adasrnya rata dan keras. Bila dibuat dalam gedung, lantainya tidak licin dan atap gedung paling sedikitnya 7 meter. Garis lapangan selebar 5 centi meter. Ukuran lapangan bola voli yang umum adalah berukuran 9 meter x 18 meter. Ukuran tinggi net putra 2.43 meter dan untuk net putri 2.24 meter. Garis batas penyerangan untuk pemain belakang, jarak 3 meter dari garis tengah ( sejajar dengan net ). Untuk ukuran garis tepi lapangan adalah 5 cm. Sedangkan ukuran lapangan modifikasi lebih kecil daripada ukuran lapangan pada umumnya. Sukrisno (2007) menerangkan ukuran lapangan bola voli modifikasi sebagai berikut: panjang lapangan 12 meter, lebar lapangan 6 meter, tinggi net putra 2,10 meter, tinggi net Putri 2 meter, bola yang digunakan adlah nomor 4, dan jumlah pemain dalam satu regu 4 orang dengan cadangan 2 orang

Dari uruaian di atas, penulis dapat mengambil suatu kesimpulan bahwa salah satu penyebab ketidakberhasilan siswa dalam sebuah pembelajaran olahraga adalah siswa tidak mampu megatasi atau melakukan tugas gerak dan peraturan yang sangat kompleks dalam sebuah olahraga, dalam hal ini permainan bola voli. Untuk mengatasinya perlu diadakan modifikasi atau pengurangan-pengurangan dalam beberapa hal, seperti ukuran lapangan dan peraturannya. Sebagaimana dijelaskan di atas, bahwa ketidakberhasilan suatu proses belajar disebabkan antara lain karena siswa tidak sanggup mengatasi tugas gerak dan peraturan yang kompleks. Dengan digunakannya penerapan modifikasi lapangan, diharapkan dapat mengurangi kesulitan dan mengatasi ruang gerak dan peraturan yang kompleks. Jika siswa sudah diberikan berbagai keringanan dengan memodifikasi ukuran lapangan dengan ukuran lebih kecil sehingga mengurangi tingkat kesulitan dalam menguasai materi teknik bermain, siswa menjadi lebih mudah memahami materi pelajaran. Dari uraian-uraian di atas peneliti menyimpulkan bahwa dengan modifikasi permainan/ lapangan dapat meningkatkan teknik dasar bola voli.

Editor: Cosmas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *