Tiga Cakades Basin, Menang Ojo Umuk Kalah Ojo Ngamuk..!!

Spread the love

KLATEN, POSKITA.co – Untuk calon kepala desa (Cakades) Basin, Kecamatan Kebonarum, Klaten, ada 3 orang, H Kamid SPd, H Mustofa Kamal dan Subekti. Kamid ini merupakan Kepala SDN 1 Basin yang belum purna tugas, Mustofa merupakan kades petahana dan Subekti ini Ketua RW 8 Dukuh Basin yang membuka usaha warung sembako.

Hal ini dikatakan sekretaris panitia pemilihan kades Basin, Yosaphat Murwanta SSos kepada wartawan di Balai Desa Basin, Rabu siang (23/1/2019). Pendaftaran sampai Selasa sore (22/1), pukul 15.30 WIB,  tak ada yang mendaftar. Dan panitia memutuskan sudah membuat berita acara sesuai pasal 54-55/Peraturan Bupati Klaten no. 41 tahun 2018.

“Karena jumlah yang mendaftar hanya 2 orang, maka tiga orang ini menjadi bakal calon dan tak perlu seleksi tambahan untuk menentukan calon. Kita malah senang, kerja tak nambah, sebab kalau lebih dari 5 orang harus ada seleksi tambahan. Untuk daftar pemilih tetap pilkades Basin ada 2948 orang,” ujar Marwanta yang juga Kaur Perencanaan dan Tata Usaha Umum Desa Basin.

Sementara Kades Basin Mustofa niat kembali maju dalam pilkades yang digelar Rabu pagi, 13 Maret 2019, ingin melanjutkan program pembangunan desa Basin. Utamanya desa wisata yang berada di RW 4 berupa wahana outbond. Rencana dalam waktu dekat akan dilaunching.

“Di wahana wisata desa Basin ini rumah hobbit, rumah pohon, cafe sawah, wahana outbond dan lainnya. Luasan wahana wisata ini hampir 1 hektar. Kita maju lagi demi masyarakat dan saya berupa untuk desa Basin tetap kondusif. Bagi cakades harus siap menang dan siap kalah. Yang menang jangan umuk dan yang kalah jangan ngamuk,” ujar Mustofa.

Kamid juga sepakat dengan lontaran Mustofa, agar siapapun yang menang dan kalah harus siap. Cakades yang menang ojo umuk dan yang kalah ojo ngamuk. Berbeda pilihan dalam pesta demokrasi adalah hal biasa. Dan Kamid bersama Subekti siap menyukseskan pilkades Basin bersaing dengan kades petahana Mustofa.

Sementara Camat Kebonarum, Sutopo SIP MSi menyatakan, se Kecamatan Kebonarum hanya ada dua desa yang mengadakan pilkades, desa Basin dan Malangjiwan. Untuk desa Malangjiwan jumlah cakades ada 3 orang, sama dengan jumlah cakades Basin.

Sekretaris panitia pilkades Basin Murwanto saat sedang jalankan tugas di ruang kerjanya.

Tentang pilkades di Basin dan Malangjiwan ini, tegas Sutopo, tetap diwanti-wanti bisa berjalan sukses tanpa ekses. Siapapun cakades yang terpilih bisa membawa diri dengan baik dan tidak sombong. Dan cakades yang kalah harus legowo, tidak marah dan ikhlas.

Cakades Malangjiwan, kata Sutopo, ada Supriyanto, warga Karangkembang RT 02/RW 04, Mursyid Basuki Rohmat (Bayanan, RT 01/RW 05) dan Singkir (Gatak Rt 01/RW 06). Ketiganya belum pernah menjadi kades dan kades petahana Gunarto yang baru dua periode tak maju lagi.

“Pilkades di dua desa ini harus sukses tanpa ekses, menang ora umuk, kalah ojo ngamuk. Kebonarum ini tetap damai dan masyarakatnya guyup rukun, beda pilihan itu biasa. Nanti setelah undian nomer urut cakades 4 Maret 2019, diharapkan ada deklarasi ikrar pilkades damai,” harap Camat Sutopo. (Aha)

Caption Foto HL:
Camat Kebonarum Sutopo SIP MSi dampingi sekretaris panitia Murwanta saat kunjungannya di balai desa Basin dan kebetulan bertemu dengan bakal calon desa Basin. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *