Presiden Jokowi Meminta Pemimpin Daerah Tidak Mempermasalahkan Berbeda Pendapat 

Spread the love

SOLO (poskita.co) – Pimpinan daerah diminta menyampaikan pemilu itu agenda lima tahunan dan tidak perlu dipermasalahkan bila berbeda pendapat. Setidaknya ini disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada wartawan seusai menutup Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia 2018 di Hotel Alila, Solo, Jawa Tengah, Rabu (28/11/2018).

“Setiap kali saya berkunjung ke daerah, ke kampung, ke desa, selalu saya katakan jangan sampai di pemilihan bupati, walikota, gubernur dan presiden, hanya karena beda pendapat tidak saling sapa,” ujar Jokowi kepada wartawan seusai menutup Rapimnas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia 2018 di Hotel Alila, Solo, Jawa Tengah, Rabu (28/11/2018).

Bahkan penyampaiannya ini setelah menanggapi kasus pembunuhan karena beda pilihan calon presiden dalam pilpres 2019 di Sampang, Madura. Jokowi juga menegaskan kalau dirinya sudah berkali-kali menyampaikan tidak saling sapa saja, sudah merupakan kesalahan besar apalagi saling bunuh.

“Hanya karena beda pilihan jangan sampai tidak saling sapa antar tetangga, antar kampung, antar majelis taklim. Apalagi saling bunuh, ini kesalahan besar,” katanya.

Sebelumnya, diberitakan seorang pria, Subaidi (30) tewas ditembak pelaku bernama Idris dengan pistol rakitannya. Korban tewas setelah sebelumnya terjadi aksi saling balas komentar di media sosial Facebook terkait dukungan Capres. Bahkan menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur, Frans Barung, kalau berawal dari saling membalas komentar di medsos. Idris mengomentari unggahan di akun Facebook yang berbunyi “Siapa pendukung capres ini akan merasakan pedang ini.”

Dalam komentarnya, Idris menuliskan  “Saya ingin merasakan tajamnya pedang itu.” Dari komentar berlanjut saling ledek dan berujung terbunuhnya Subaidi setelah ditembak. (Agung Santoso)

Caption Foto:
Presiden Joko Widodo ngopi di rest area Tol Solo Ngawi bersama jajaran menteri dan bupati yang wilayahnya dilewati jalan tol sekaligus Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimun, Rabu (28/11/2018). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *