Talut Proyek Jalan Ambrol

Spread the love

SRAGEN (poskita.co) – Proyek talut jalan Pare-Mondokan, Sragen, yang masih taraf
pengerjaan ambrol, Rabu (11/10). Penyebab kerusakan proyek tersebut
belum diketahui secara pasti. Diduga penyebab kerusakan talut lantaran
kontruksi bangunan yang tak sesuai dengan RAB.

Informasi yang dilapangan menyebutkan, bangunan talut tersebut
merupakan bagian dari proyek peningkatan jalan sepanjang 2,2 km dan
lebar 5 meter. Hanya saja, proyek dengan anggaran APBD 2017 senilai Rp
5,4 miliar ini mendadak ambrol.

Salah satu warga Yanto mengungkapkan, penyebab kerusakan talut
tersebut pihaknya tidak mengetahui secara persis. Pihaknya mengetahui,
talut tahu-tahu rusak karena ambrol.

“Agar kerusakan tidak terlalu parah, talut yang rusak sementara
ditaruh penyangga dengan kayu-kayu. Kerusakan itu diyakini bukan
karena air hujan. Lantaran intensitas hujan masih kecil,” papar Yanto.
Divisi pengawasan Topan Jateng, Dawam menjelaskan, kerusakan itu
diyakini campuran semen dari bangunan talut itu tak sesuai RAB.
“Karena dengan campuran yang kurang, membuat bangunan tidak kuat.
Diyakini bila tergerus air hujan, kerusakan lebih parah,” tandas
Dawam.

Menurut Dawam, untuk menjaga kualitas proyek pengawasan pengerjaan
harus diperketat. Sehingga soal campuran semen betul-betul sesuai RAB.
“Karena bial terjadi kerusakan, jelas yang dirugikan warga masyarakat
sekitar dan tentunya daerah,” tandas Dawam. (ars)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *