Asiik, BUMDes Karya Bhakti Gaden Trucuk Panen Keempat Melon Kaori dan Asahi
Keterangan Foto: Kepala Desa Gaden, Kecamatan Trucuk, Klaten, Hj. Partinah, ST MM tunjukkan melon Kaori yang dipetik langsung dari greenhouse, Minggu (18/10/2026) pagi.
KLATEN, POSKITA.co – Usai mengikuti senam bersama puluhan ibu-ibu di lapangan Pulanggeni, Desa Gaden, Kecamatan Trucuk, Klaten, Kepala Desa Gaden Hj. Partinah, ST MM bersama pengelola BUMDes Karya Bhakti Gaden memetik melon Kaori dan melon Asahi, Minggu (18/10/2026) pagi.
Untuk warna melon Kaori kekuningan dan melon Asahi warnanya hijau yang keduanya kalau dimakan rasanya manis renyah. Untuk harga per kilogramnya melon ini Rp30 ribu dan warga yang berminat bisa datang langsung ke greenhouse yang berada di sisi timur lapangan Pulanggeni.
“Panen melon Kaori dan melon Asahi ini merupakan panen keempat yang dikelola BUMDes Karya Bhakti Desa Gaden. Harga per kilogramnya Rp30 ribu dan terjangkau masyarakat. Untuk yang darah rendah disarankan jangan terlalu banyak makan melon berlebihan,” jelas Hj. Partinah di lokasi petik melon.
Sebelumnya, BUMDes Karya Bhakti Desa Gaden telah mengadakan panen ketiga dengan jenis melon Kirin yang khas dengan rasa manis kriuknya pada Minggu, 12 Juli 2026. Melon jenis Kirin maupun Kaori dan Asahi sama-sama manis dan nikmat di lidah saat dimakan. Warga bebas memetik dan sebelum dibeli tetap ditimbang oleh tim pengelola BUMDes Karya Bhakti Desa Gaden.
Direktur BUMDes Karya Bhakti Gaden Karno menambahkan, untuk cuaca di sekitar Desa Gaden memang cocok untuk ditanami melon. Untuk serangan hama tanaman tidak ada dan perkembangan buah melon Kaori dan Asahi sama-sama bagus.
“Kami BUMDes Karya Bhakti selama membudidayakan melon ini sudah empat kali masa panen. Awalnya dulu atau panen pertama pada bulan Desember 2025, panen kedua Maret 2026, panen ketiga bulan Juli 2026 dan panen keempat ini tanggal 18 Oktober 2026 ini. Pada panen kedua agak kurang bagus cuacanya dan pada panen ketiga dan keempat bagus hasilnya,” ujar Karno.
Untuk greenhouse melon ini luasnya 200 meter dengan panjang 20 meter dan lebar 10 meter. Jumlahnya ada sekitar 400-an batang melon yang mudah perawatannya, tahan penyakit dan hasilnya juga memuaskan. Tim pengelola greenhouse selalu memantau dengan hati-hati dan tidak boleh lengah Kelola. Untuk persediaan air suplay khusus tak boleh terlambat dengan dukungan pipa pralon air yang terintegrasi.
Hj. Partinah mengatakan, adanya greenhouse melon ini juga bisa memberikan upaya penambahan pemasukan pendapatan akhir desa (PAD) Desa Gaden. Dan diharapkan target hasil budidaya melon ini bisa menopang untuk PAD Gaden. Warga Gaden dan sekitarnya juga menjadi pelanggan setia yang nglarisi membeli dengan memetik sendiri melon yang segar dan menyehatkan ini.
“Monggo, yang suka buah melon bisa datang langsung ke greenhouse melon yang ada di sisi timur lapangan Pulanggeni. Harganya juga terjangkau, buah melon ini segar dan menyehatkan. Bagi yang tensinya tinggi, bisa konsumsi buah melon Kaori atau Asahi ini,” jelas Partinah. (Kim)

