KKN ISI Solo Perkuat Identitas Desa Wisata Kemuning melalui Seni dan Branding Destinasi
KARANGANYAR, POSKITA.co — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Seni Indonesia Surakarta (ISI Solo) melaksanakan program pemberdayaan masyarakat bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Desa Wisata Kemuning, Karanganyar melalui Kolaborasi Seni dan Teknologi Kearifan Lokal.”
Program ini menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan Desa Kemuning sebagai desa wisata yang kreatif, berbudaya, dan berdaya saing.
Koordinator KKN ISI Surakarta, Alung Mangku Buana, menyampaikan bahwa seluruh program dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat dan potensi yang dimiliki Desa Kemuning.
“Program KKN ini dirancang berdasarkan kebutuhan warga Desa Kemuning. Kami berusaha menghadirkan program yang tidak hanya bersifat visual, tetapi juga dapat mendukung promosi wisata, penguatan budaya, pengembangan UMKM, dan peningkatan daya tarik destinasi. Kami berharap seluruh kegiatan ini membawa dampak yang baik bagi masyarakat luas,” ujar Alung, Jumat, 21 Agustus 2026.
Sementara itu, Harun Waskito selaku penanggung jawab Desa Kemuning menyampaikan harapannya agar kolaborasi antara Tim KKN dan desa dapat terus berlanjut.
“Kami berharap KKN dan Desa Kemuning dapat terus berkolaborasi. Program yang telah dilaksanakan dapat menjadi pendukung bagi pengembangan potensi desa dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Harun.
Melalui kolaborasi seni, teknologi, dan kearifan lokal, Tim KKN ISI Surakarta berupaya membantu Desa Kemuning membangun citra yang lebih kuat sebagai desa wisata. Pengembangan branding Mini Zoo, villa, UMKM, produksi konten visual, penciptaan tari ikon, serta workshop eco print diharapkan dapat menjadi bagian dari proses penguatan ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif di Desa Kemuning.
Desa Kemuning memiliki beragam potensi wisata dan ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan secara lebih optimal. Potensi tersebut meliputi keindahan alam, destinasi wisata, akomodasi, kesenian, produk UMKM, serta kearifan lokal masyarakat. Berdasarkan potensi dan kebutuhan tersebut, Tim KKN ISI Surakarta merancang sejumlah program yang memadukan seni, teknologi, komunikasi visual, dan pemberdayaan masyarakat.
Salah satu program utama yang dilaksanakan adalah rebranding Mini Zoo Kemuning melalui pembuatan mural, katalog, dan branding visual. Kegiatan ini bertujuan memperkuat identitas Mini Zoo, meningkatkan daya tarik ruang, serta membantu pengunjung memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai fasilitas dan potensi yang tersedia.
Selain Mini Zoo, Tim KKN juga melaksanakan rebranding villa yang berada di kawasan Desa Wisata Kemuning. Rebranding ini dilakukan melalui pengembangan konsep identitas visual, penataan tampilan komunikasi, serta penyusunan materi promosi yang lebih sesuai dengan karakter dan potensi villa. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya tarik villa sebagai salah satu fasilitas pendukung pariwisata Desa Kemuning.
Untuk memperkuat materi promosi, Tim KKN turut melakukan pemotretan villa. Kegiatan fotografi ini menghasilkan dokumentasi visual mengenai bangunan, kamar, fasilitas, suasana, dan lingkungan sekitar villa. Foto-foto tersebut dapat dimanfaatkan sebagai materi publikasi pada media sosial, katalog, situs web, maupun platform promosi lainnya.
Di bidang seni pertunjukan, Tim KKN menginisiasi penciptaan tari ikon Desa Kemuning “Candra Muning.” Karya tari ini dirancang sebagai representasi identitas serta karakter budaya Desa Kemuning. Tari “Candra Muning” diharapkan dapat menjadi ikon budaya yang mendukung kegiatan penyambutan tamu, promosi wisata, dan agenda kebudayaan desa.
Tim KKN juga memproduksi video ikon Desa Wisata Kemuning sebagai media dokumentasi dan promosi. Video tersebut menampilkan potensi alam, destinasi wisata, aktivitas masyarakat, budaya, serta berbagai produk unggulan Desa Kemuning. Dengan memanfaatkan media audiovisual, informasi mengenai desa wisata dapat disampaikan secara lebih menarik dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
Dalam bidang ekonomi kreatif, Tim KKN menyelenggarakan workshop eco print bagi masyarakat Desa Kemuning. Kegiatan ini memperkenalkan teknik pembuatan karya berbasis bahan alam yang ramah lingkungan. Selain mengembangkan keterampilan, workshop tersebut diharapkan dapat membuka peluang penciptaan produk kerajinan yang memiliki nilai ekonomi dan dapat mendukung pengembangan cendera mata khas desa.
Program lainnya adalah branding UMKM Desa Kemuning. Melalui kegiatan ini, Tim KKN membantu memperkuat identitas visual produk, mulai dari tampilan merek, kemasan, hingga materi promosi. Penguatan branding diharapkan dapat meningkatkan daya tarik produk, memperluas jangkauan pemasaran, dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Program ini diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan KKN, tetapi dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat serta pengelola desa. Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, Desa Kemuning diharapkan mampu tumbuh sebagai desa wisata yang lebih informatif, menarik, kreatif, berbudaya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (Arya)

