Sambung Rasa Bupati di Gedung Serbaguna Desa Ngawen, Kades Sofik Ikut Menari Bahagia bersama Siswa
Keterangan Foto: Bupati Klaten Hamenang menyalami siswa yang ikut menari dan warga yang hadir di acara Sambung Rasa di gedung Serbaguna Desa Ngawen, Rabu pagi, 5 Agustus 2026.
KLATEN, POSKITA.co – Agenda Sambung Rasa Bupati Klaten di Balai Desa Ngawen, Kecamatan Ngawen, Klaten, berlangsung semarak, Rabu (5/8/2026) siang. Meskipun datang agak siang, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama Kepala OPD, usai menghadiri dan membuka Gebyar Inovasi Pendidikan di GBK, langsung meluncur Balai Desa Ngawen sekitar pukul 09.30 WIB.
Camat Ngawen H. Poniran, SIP mengatakan, persiapan Sambung Rasa sudah dipersiapkan jauh hari. Segenap Kades Ngawen bersama perangkat desa, TP PKK Desa Ngawen, Ketua RT/RW Desa Ngawen, dana elemen lainnya tetap solid mendukung dan menyukseskan acara ini.
“Kades Ngawen Sofik Ujianto bersama jajarannya sangat mendukung Sambung Rasa bersama Bupati Klaten ini. Kami Forkopincam Ngawen juga mendorong agar agenda yang difasilitasi atau disupport Dispermasdes Klaten ini bisa sukses. Acara Sambung Rasa ini bisa menjadi ajang serap aspirasi Bupati kepada masyarakat dan tetap bermanfaat tentunya,” jelas Camat Ngawen Poniran.
Acara diawali dengan momen istimewa berupa peresmian Sanggar Seni Kridha Kencana Desa Ngawen. Menurut Kades Ngawen Sofik Ujianto, peresmian sanggar tersebut menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam merawat serta melestarikan potensi seni dan budaya lokal agar tetap lestari di tengah arus modernisasi.
“Desa Ngawen ini menyimpan beragam potensi unggulan yang siap terus dikembangkan, khususnya di bidang kebudayaan. Sekedar informasi, Desa Ngawen memiliki potensi yang sangat luar biasa. Seperti penampilan potensi budaya dari Sanggar Kridha Kencana dalam acara pembukaan ini,” jelas Shofik yang ikut menari.
Bupati Klaten Hamenang bersama jajarannya juga bahagia bisa hadir di acara Sambung Rasa dan menyampaikan terima kasih atas sambutan antusias dari warga Desa Ngawen mendukung acara bisa semarak sukses. Dikatakan pula, Sambung Rasa digelar untuk memangkas jarak antara pemerintah daerah dan masyarakat.
“Sambung Rasa ini merupakan wadah bagi kami untuk lebih dekat dengan masyarakat. Setidkanya ada tiga tujuan utama dalam kegiatan sambung rasa, yaitu mendengarkan aspirasi masyarakat, menyerahkan berbagai bantuan, serta mendekatkan layanan publik agar lebih mudah diakses warga,” jelas Bupati Hamenang.
Sambung Rasa ini juga ada sesi dialog interaktif atau serap aspirasi dan warga bisa memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai masukan atau uneg-uneg. Termasuk adanya masukan warga terkait permasalahan infrastruktur jalan di wilayah Ngawen yang mengalami kerusakan. Pemerintah Kabupaten Klaten tetap mendengar dan siap mewujudkan harapan warga.
Terkait Sanggar Seni Budaya di Desa Ngawen, Bupati Hamenang tetap mengaspresiasi dan mendukung upaya Pemdes Ngawen dalam ikut nguri-uri kebudayan atau seni budaya yang ada. Termasuk wujud nyata peresmian dan keaktifan Sanggar Seni Kridha Kencana Desa Ngawen.
“Kami sangat mengapresiasi semangat masyarakat Desa Ngawen yang terus menjaga dan mengembangkan seni budaya. Pemkab Klaten siap memberikan dukungan agar berbagai kegiatan kesenian di desa ini terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat,” pesan Hamenang.
Ikut hadir dan mendukung acara ini, Camat Ngawen dan jajarannya, Kepala Polsubsektor Ngawen Iptu Yunianta Andhi Prasetya, SH, Danramil 08/Ngawen Letda Inf Gatot Hariyanto, Plt Kepala Puskesmas Ngawen dr. Hari Subagya, Paguyuban Kades kecamatan Ngawen, Ketua TP PKK Desa se Kecamatan Ngawen, Ketua RT/RW se Desa Ngawen, Karang Taruna, Linmas dan elemen lainnya. (Hakim)

