Puskesmas Bayat Gelar FKP, Hari Senin Layanan Mbludak Capai 250 Orang
Keterangan Foto: Kepala Puskesmas Bayat dr. Rini Hidayati alias Ibu Maida memberikan penjelasan atau paparan capaian kinerja di Puskesmas Bayat.
KLATEN, POSKITA.co – Puluhan tamu undangan tampak memadati aula Pandanaran Puskesmas Bayat, Klaten, dalam acara Forum Konsultasi Publik (FKP) Puskesmas Bayat, Rabu (13/5/2026) pagi. Kepala Puskesmas Bayat dr. Rini Hidayati memimpin acara FKP Puskesmas Bayat dengan paparan program dan capaian.
Rini Hidayati mengatakan, selama ini pelayanan Puskesmas Bayat sangat luar biasa dan khususnya pada hari Senin. Dipastikan setiap layanan hari Senin minimal 200-250 warga datang ke Puskesmas untuk mendapatkan pelayanan Kesehatan. Kalau selain Senin, jumlahnya tidak terlalu banyak atau di Bawah 200 orang.
“Kami sampaikan bahwa Gedung Puskesmas Bayat ini masih jauh dari harapan. Sebab ruangan layanan terbatas di luasan tanah yang sempit. Kami mohon maaf, untuk layanan umum atau dewasa, banyak warga yang harus ikhlas berdiri. Kursi untuk ruang tunggu di depan ruang layanan sangat terbatas,” ujar Rini.
Puskesmas Bayat ini juga ada layanan Unit Gawat Darurat (UGD), layanan ibu dan anak, layanan fisioterapi, layanan imunisasi dan layanan lainnya. Selain itu, Puskesmas Bayat juga aktif dalam kegiatan posyandu dan gerakan cegah stunting. Dalam antisipasi cegah dini keracunan makan bergizi gratis (MBG), Puskesmas Bayat juga melakukan kerjasama dengan pihak SPPG atau dapur MBG.
Hadir dalam acara FKP Puskesmas Bayat ini ada unsur Forkopincam Bayat, termasuk Camat Bayat H. Rokhmad Sya’bani, SE MM, Danramil 18/Bayat Kapten Infanteri A. Deni, Kepala KUA Bayat H. Syaifudin Zuhrianta, SAg MPd, Paguyuban Kades, kader TP PKK, Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Bayat, unsur dosen, tokoh agama, wartawan dan tamu undangan lainnya.
Rini mengakui, dengan adanya FKP ini bisa bermanfaat dalam mengevaluasi atau perbaikan layanan lebih baik. Selain itu, dalam FKP juga ada berbagai masukan para tamu yang hadir demi peningkatan layanan semakin menyenangkan dan sat set. Termaasuk usulan Kades Beluk, Bayat, Bambang Sutarjo yang menawarkan tanah kas desa yang masih nganggur untuk dimanfaatkan Puskesmas Bayat.
Terkait cegah dini terjadinya keracunan menu MBG, Camat Bayat Rokhmad Sya’bani berpesan agar semua pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG, benar-benar hati-hati. Jangan sampai kejadian keracunan di kecamatan sebelah yang korbannya siswa dan guru terulang di wilayah Bayat. SPPG harus mengikuti SOP atau standar operasional prosedur.

“Kami bersama jajaran Forkopincam Bayat mengharapkan kepada pihak pengelola SPPG benar-benar serius dalam mengurus atau mengelola sesuai SOP yang ada. Segala bahan makanan atau bahan yang akan dimasak benar-benar aman, sehat dan fresh. Menu MBG juga dijamin aman, sehat, bergizi bagi siswa atau guru yang menikmatinya. Langkah pencegahan itu sangat penting, sebelum dibagikan ke siswa, pastikan MBG aman, sehat dikonsumsi,” pesan Camat Bayat Rokhmad.
Danramil Bayat Kapten Infantri Deni menambahkan, kalau setiap pagi, ada anggota Koramil yang nyambangi dapur SPPG dan melihat langsung proses penyiapan menu MBG yang akan dibagikan ke sekolah. Deni menghimbau juga, bahwa cegah dini MBG beracun harus terus dilakukan. Masyarakat Bayat, jelas Deni, juga bisa melakukan pengawasan kepada dapur SPPG agar semuanya baik-baik saja. (Hakim)

