Klaten

Puskesmas Klaten Utara Gelar Forum Lintas Sektoral dan FKP 2026 di RM Dapur Istimewa

Keterangan Foto: Camat Klaten Utara Hj. Seniwati hadir dalam kegiatan FKP dan Forum Linsek Puskesmas Klaten Utara di RM Dapur Istimewa Klaten.

KLATEN, POSKITA.co – Seperti tahun-tahun sebelumnya, Puskesmas Klaten Utara mengadakan Forum Lintas
Sektoral dan Forum Komunikasi Publik (FKP) tahun 2026. Kali ini lokasinya berada di Rumah Makan Dapur Istimewa di Jalan Kopral Sayom Jetak Kidul, Karanganom, Klaten Utara atau depan persis Masjid Ungu Barenglor, Senin (13/4/2026) pagi.

Kepala Puskesmas Klaten Utara drg. Ambar Winahyu mengatakan, acaranya sengaja digelar di Rumah Makan Dapur Istimewa ini dengan alas an bisa ikut nglarisi wisata kuliner di Klaten. Selain itu, kebetulan ruangan aula Puskesmas Klaten Utara memang tidak terlalu luas, sehingga membutuhkan ruang yang nyaman dan peserta tamu undangan juga lebih semangat untuk hadir.

“Kami harapkan dengan adanya Forum Lintas Sektoral dan Forum Konsultasi Publik ini bisa menjadi ajang serap informasi atau aspirasi terkait pelayanan jajaran Puskesmas Klaten Utara. Berbagai kegiatan yang dilakukan Puskesmas Klaten Utara pada prinsipnya adalah mengoptimalkan layanan masyarakat di bidang Kesehatan,” jelas drg. Ambar mantap.

Dalam acara ini, Ambar yang definitif di Puskesmas Jatinom mengharapkan kerjasama semua pihak atau potensi yang ada di wilayah Kecamatan Klaten Utara. Pergerakan kesehatan di tingkat desa yang selama ini dilakukan para bidan juga bisa disupport Pemdes dalam akses layanan cepat kepada masyarakat.

Dikabarkan pula, saat ini Puskesmas Klaten Utara sedang gencar melakukan imunisasi campak. Pekan lalu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, telah meninjau langsung pelaksanaan imunisasi campak di Puskesmas Klaten Tengah, Rabu (8/4). Kunjungan ini bertujuan memastikan percepatan penanganan kasus campak, yang menjadi salah satu prioritas kesehatan di Jateng, dengan capaian vaksinasi di Klaten mencapai 90 persen.

Seperti diketahui, berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, jumlah penanganan kasus campak tersebar di Kabupaten Kudus sebanyak 501 kasus, Brebes 202 kasus, Cilacap 119 kasus, Pati 72 kasus, Klaten 54 kasus, dan berbagai kasus campak daerah lainnya.

“Dari jumlah tersebut, positif campak yang sudah dilengkapi pemeriksaan laboratorium diketahui ada 144 kasus, dan positif rubella 18 kasus. Sebaran positif campak tertinggi ada di Kabupaten Cilacap dengan 21 kasus, Banyumas 20 kasus, Pati 20 kasus, serta Klaten 6 kasus campak,” jelasnya.

Hadir dalam Forum Lintas Sektoral dan FKP Puskesmas Klaten Utara tahun 2026 antara lain Camat Klaten Utara Hj. Seniwati, SE MM, unsur Polsek/Koramil, Bagian Organisasi Setda Klaten, Dinkes Klaten, Bapperida Klaten, Disdukcapil Klaten, Paguyuban Kades, kader Posyandu, unsur Media, tokoh masyarakat, dan unsur lainnya.

Plt Kepala Puskesmas Klaten Utara drg. Ambar Winahyu foto bersama Camat Klaten Utara Hj. Seniwati dan para tamu undangan di acara ini.

Camat Klaten Utara Hj. Seniwati berpesan, agar masalah penanganan campak ini bisa berjalan baik dan semua lintas sektoral bisa mendukung dalam penanganan imunisasi yang dilakukan Puskesmas Klaten Utara. Campak sudah melanda di berbagai daerah, para kades ikut sukseskan program campak.

“Kalau program imunisasi campak berhasil, bahwa kesehatan itu utama ya, kedepannya para generasi penerus bangsa bisa sehat dan jadi kebanggaan kita bersama. Ayo kita satukan tekad dan saling mendukung demi suksesnya program layanan Kesehatan, khususnya imunisasi campak,” pesan Camat Seniwati.

Selain itu, Camat Klaten Utara yang dua bulan lagi purna tugas ini mengajak semua elemen yang ada bisa hadir dan giatkan potensi warga sekitar. Salah satunya dengan hidupkan semangat gotong royong bersih-bersih lingkungan rumah. Kalau lingkungan tempat tinggal dijaga kebersihannya, semuanya tetap nyaman dan wujudkan keluarga yang sehat.

Diindormasikan pula, Kecamatan Klaten Utara ini memang padat penduduknya dan banyak sekolah atau pabrik. Potensi masyarakat Kecamatan Klaten bisa digerakkan sesuai tagline Kecamatan Klaten Utara Gumregah. Apa gumegrah itu? Gumregah itu identic dengan budaya masyarakatnya yang tanggap, senang makaryo, guyup rukun dan pantang menyerah. Kalau semua warga guyup rukun, tenaga Kesehatan juga pantang menyerah layani masyarakat. (Hakim)