Puluhan Siswa SD Muh 1 Solo Raih Medali Magelang Championship

Spread the love

Solo, Poskita.co – Tim Tapak Suci Sekolah Penggerak SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta meraih Juara Nasional dalam ajang Magelang Nasional Championship I di Gor Samapta Magelang, Jawa tengah, Senin (30/5/2022).

5 medali emas dipersembahkan Fafa 2 emas, masing-masing 1 Kiana, Roca, dan Farrel. 8 Perak disumbang oleh Muchsin, Deffa, Bian, Iko, Naufal, Mikha, Anin, Dimas dan 7 perunggu dipersembahkan oleh Dzila, Kiki, Aldin, Icha, Bernas, dan Fakhri.

“Juara Nasional, Puluhan Siswa Muhammadiyah 1 Solo Raih Medali Magelang Championship,” ujar Jatmiko, Humas SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta.

Jatmiko menambahkan, ada yang luar biasa Fafa menyumbang 2 emas, dan May 1 perak 1 perunggu. Kemenangan yang diraih tidak lepas dari kesungguhan dan kedisiplinan mereka dalam berlatih serta tim yang kompak dan hebat.

“Doa semua pihak terutama warga sekolah berupa dukungan spiritual,” imbuhnya, bangga.

Sri Sayekti, Kepala Sekolah, merasa bangga terhadap prestasi yang diraih siswanya karena sudah mampu mengharumkan nama sekolah, bangsa dan negara tercinta.

“Selamat kepada tim Tapak Suci Putera Muhammadiyah binaan tim Wakasek Kesiswaan Sw Winarsi, Danardono Sri Pamungkas, dan Pendekar ustaz Joko Santoso atas prestasinya, semoga dengan pembinaan yang tekun dan baik sehingga layak dinobatkan selalu menjadi juara,” katanya.

Safaraz Aufa Azalia yang akrab dipanggil Fafa, salah satu pesilat, mengatakan dirinya merasa yakin mampu meraih juara.

“Latihan yang sering dilakukan membuat saya makin paham dengan jurus yang diajarkan. Makanya saat ikut lomba ini sudah merasakan kemenangan. Alhamdulillah dapat 2 emas,” ujarnya bangga.

Meski pandemi, Fafa merasa nyaman berlatih. Sesuai pesan orang tua, ia pun bertekad meskipun sulit maka harus dilewati dengan terus berjuang dan bergerak.

“Kunci sukses adalah rajin dan tekun latihan dengan sungguh-sungguh.” kata Fafa.

Fafa pun mengajak kepada teman-temannya untuk menyukai TSPM karena olah raga tersebut mampu melatih karakter kejujuran, kedisiplinan, dan kuat dalam religius. Tidak lupa, pasti menambah banyak teman.

“Alhamdulillah orang tua, dan adik sangat mendukung saya latihan sampai sekarang,” pungkasnya.