PDI Perjuangan Sragen Gelar Musancab di 20 PAC

Spread the love

SRAGEN, POSKITA.co – DPC PDI Perjuangan Sragen menggelar musyawarah anak cabang (Musancab) di 20 PAC yang dijadwalkan bisa kelar bulan November 2021.

Musancab dilakukan tidak sekadar memilih pengurus di tingkat kecamatan, namun juga jadi salah satu bagian dari konsolidasi dan evaluasi, menyusun program kegiatan partai selama lima tahun. AMusancab perdana dilakukan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Sambungmacan.

Acara itu dihadir sejumlah pengurus DPD PDI Perjuangan Jateng. Diantaranya Agustina Wilujeng Pramestuti, Sumanto, Joko Purnomo, Ayuning Sekar Suci dan Zaenudin. Serta seluruh pengurus DPC PDIP serta anggota FPDIP Sragen dipimpin Ketua DPC Untung Wibowo Sukowati.

Bendahara DPD PDI Perjuangn Jateng Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan musancab bagian penting menyusun kerja partai. Selain pembentukan pengurus lima tahunan, juga untuk konsolidasi dan evaluasi partai.

“Musancab sekaligus untuk konsolidasi partai ini diharapkan kelar November ini. Karena untuk Sragen, seharusnya selesai bulan lalu, Tapi ternyata untuk membuka Musancab butuh kehadiran pengurus DPD PDI Perjuangan Jateng. Yang paling repot mengatur waktu, karena semua padat kegiatan,” kata Agustina.

Agustina menjelaskan, sesuai prosedur tetap yang berlaku di partai, Musancab yang kali pertama digelar memang harus dihadiri pengurus DPD dan DPRD provinsi.Untuk Sragen diharapkan bulan ini selesai, karena semua sudah jadi dan tinggal formalitas.

PAC Sambungmacan menjadi yang pertama melaksanakan Musancab di Sragen. Anggota Fraksi PDIP DPRD Sragen Suyanto terpilih kembali sebagai Ketua PAC Sambungmacan. Sedangkan untuk seluruh Jawa Tengah, hanya tinggal Kabupaten Tegal dan Klaten yang belum menggelar Musancab.

Agustina mengemukakan, meski pandemi Covid 19 tetapi kegiatan DPP PDIP tetap berjalan, baik offline atau online.Sebentar lagi DPP PDIP juga menggelar Rakernas. Selama ini DPD PDIP Jawa Tengah selalu menjadi pendulang suara partai, baik saat Pileg atau Pilpres.

“Ini semua berkat kerja keras dan gotong royong semua, baik tingkat anak ranting di tingkat RW atau kampung, desa atau kelurahan, anak cabang, serta cabang di kabupaten atau kota serta DPD di provinsi,” tegasnya. (Cartens)