Masih Banyak Ortu Belum Tega Lepas Anak Ikut Pembelajaran Tatap Muka

Spread the love

Solo, (poskita.co) – Uji coba kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk siswa tingkap SMP di kota Solo, yang dimulai sejak Senin (22/3) kemarin, ternyata belum disambut sepenuhnya oleh para orang tua siswa. Terbukti, masih banyak orang tua siswa yang belum mengizinkan anaknya melakukan kegiatan PTM.

 

Sidak Komisi IV DPRD Solo, pada Selasa pagi (24/3) di dua SMP negeri, yaitu SMP Negeri 3 dan SMP Negeri 4, mendapati kenyataan masih belum banyaknya siswa yang mengikuti PTM di sekolah masing-masing.

Menurut Kepala Sekolah SMP Negeri 3, Paryanti, sebelum melakukan PKM, pihak sekolah meminta izin dan persetujuan terlebih dulu kepada orang tua siswa kelas 9, yang anaknya akan mengikuti kegiatan PTM, yaitu dengan mengisi formulir bermaterai.

“Namun kenyataannya hanya sekitar 25 persen formulir yang dikembalikan orang tua siswa. Dari sekitar 250 siswa kelas 9, hanya sebanyak 61 siswa yang ikut pembelajaran tatap muka,” jelas Paryanti.

Dijelaskan pula, proses PTM melibatkan orang tua siswa, dengan melakukan antar jemput siswa ke sekolah. Selama masa uji coba ini, siswa belajar selama 3 jam tanpa istirahat. Protokol kesehatan dilakukan dengan cukup ketat. Termasuk jumlah siswa dalam satu kelas yang hanya diisi 12 sampai 14 siswa dengan bangku berjarak 1,5 meter satu dengan lainnya.

Selain kegiatan PTM, di SMP Negeri 3 juga menyelenggarakan proses pembelajaran online, dengan melakukan streaming antara guru dan para siswa.

Sedangkan di SMP Negeri 4, kegiatan PKM diikuti sekitar 50 persen siswa kelas 9. Kepala Sekolah SMP Negeri 4, Wuryanti, menjelaskan, proses pembelajaran dilakukan dengan dua model, baik PTM mau pun daring.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Solo, Ety Retnowati, memaparkan, tingkat rata-rata partisipasi siswa SMP se – Solo yang mengikuti pembelajaran tatap muka hanya mencapai 10 persen hingga 20 persen saja.

“SMP swasta banyak yang tidak bersedia mengikuti PTM. Masih perlu waktu untuk melakukan sosialisasi,” ujar Ety Retnowati.

Menanggapi hasil sidak kegiatan PTM siswa SMP di Solo, Ketua Komisi IV DPRD Solo, Putut Gunawan menyatakan, secara umum PTM berjalan lancar dan sesuai prokes. Namun demikian, kenyataan di dua SMP Negeri, didapati masih banyak orang tua siswa yang belum mengizinkan putra-putrinya melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka. Ini dibuktikan masih banyak formulir bermaterai yang tidak dikembalikan ke pihak sekolah.

“Ternyata banyak orang tua siswa yang masih belum tega melepas anaknya kembali melakukan kegiatan belajar di sekolah,” ujar Putut.

Menurut Putut, hal tersebut merupakan salah satu kendala. Selanjutnya, sosialisasi dan prokes masih harus terus ditingkatkan. Secara umum, mungkin masyarakat masih menunggu angka statistik terkait jangkitan menurunnya kasus covid 19. (endang paryanti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *