SMP Marsudirini St Theresia Surakarta Menuju PTM

Spread the love

SOLO, POSKITA.CO – Simulasi Pembelajaran Tatap Muka di SMP Marsudirini St Theresia Surakarta, Jumat (19/3/2021), dihadiri Wakil Walikota Surakarta Teguh Prakoso, berjalan lancar. Teguh mengecek kesiapan sekolah, menyapa siswa, dan berdialog secara daring.
“Persiapan sekolah sudah bagus, sesuai dengan protokol kesehatan. Pengaturan bangku siswa, jumlah siswa yang masuk, syarat-syarat protokol kesehatan sudah dipenuhi. Nantinya, simulasi dilakukan secara bergiliran, agar saat PTM bulan Juli 2021, siswa tidak kaget dan sudah siap PTM,” kata Teguh Prakoso di sekolah setempat.

Teguh Prakoso di ruang kelas

Teguh menanyakan tentang kondisi kesehatan siswa, juga ditanyakan siapa saja yang paling jauh rumahnya. Ternyata, sebagian besar berasal dari Solo dan sekitar, hanya beberapa dari luar Solo, seperti dari Sukoharjo.
Teguh juga menyapa siswa yang ada di rumahnya masing-masing, melalui streaming sekolah, berharap agar pandemi Covid-19 segera berlalu. Sekolah bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka. Teguh berterima kasih kepada sekolah yang telah menyiapkan segalanya menuju PTM.

Wakil Walikota Surakarta dialog dengan Sr Claudia dan Coletta Unggul

Ia berharap simulasi terus dilakukan dengan kelas-kelas lainnya. Bulan puasa pun akan terus dilakukan simulasi pembelajaran tatap muka, PTM berlangsung 2-3 jam.
Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Surakarta Etty Retnowati, SH.,MH, Kepala SMP Marsudirini Surakarta Dra. Coletta Unggul Mulyani, Penanggung Jawab Yayasan Marsudirini Surakarta Sr. M. Claudia OSF S.Pd, guru, karyawan, perwakilan komite sekolah, dan siswa kelas 9 yang terbagi dalam 2 kelas.
Etty Retnowati mengapresiasi SMP Marsudirini yang telah menyiapkan segalanya menuju PTM.
“Sekolah sudah sangat bersih, sehat, siap melaksanakan PTM. Semoga PTM berjalan lancar dan semua tetap sehat,” kata Etty Retnowati.
Sementara Coletta Unggul mengaku sudah menyiapkan beberapa bulan lalu untuk simulasi PTM.
“Simulasi Pembelajaran Tatap sudah dipersiapkan beberapa bulan lalu, dan baru terlaksana hari ini. Sekolah siap sesuai protokol kesehatan. Siswa dan guru menggunakan masker/face shield, pengecek suhu badan, tempat mencuci tangan menggunakan sabun, hand sanitizer, jaga jarak dan kerumunan,” kata Coletta Unggul.
Salah satu siswa, Alexander Jason Ruben Ray, menyatakan merasa senang akhirnya bisa belajar bersama bapak ibu guru di sekolah, walau masih simulasi PTM.
“Saya berharap semua warga sekolah disiplin, patuh protokol kesehatan. Agar semua bisa melindungi diri dan orang lain dari pandemi Covid-19,” kata Jason.
Ketua Komite Sekolah Ignatius Joko Prasetiyo, berharap pembelajaran tatap muka yang sudah dirindukan siswa sejak lama segera bisa dilaksanakan.
“Walau demikian, sekolah dan stake holder pendidikan akan terus mengawal agar pelaksanaan TPM bisa berjalan lancar, dan harapannya semua terhindar dari paparan Covid-19,” ujar Prasetio didampingi C. Gunharjo Leksono, sekretaris komite sekolah, dan Budiman.

“Semoga  wabah Covid-19 segera berlalu, dan TPM berjalan lancar,” ujar Deni Kristiyanto, wali kelas 7A.

Cosmas

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *