Camat Marjana Minta Cakades di Klatara Terapkan Istilah Godong Jiglok Kudu Ngerti

Spread the love

KLATEN, POSKITA.co – Usai apel pagi, Rabu (27/2/2019), Camat Klaten Utara (Klatara) Marjana SIP MH menyatakan kesiapan dalam pilkades, pileg dan pilpres di wilayah Kecamatan Klaten Utara. Apapun partai politik dan siapapun bakal calon kades, keamanan dan kerukunan masyarakat tetap dijaga.

Agenda doa bersama menyambut pilkades, pileg dan pilpres akan digelar di aula Kecamatan Klaten Utara, Kamis malam (28/2/2019). Kepala KUA H Slamet Raharjo SAg akan menyampaikan materi pengajian dengan tema indahnya menjaga kebersamaan dan kerukunan dalam pilkades, pileg dan pilpres 2019.

“Nanti yang kita undang ada sekitar 60 orang, baik unsur Muspika, paguyuban Kepala Desa dan 9 orang calon Kades yang akan tampil pada 13 Maret 2019. Di Klaten Utara ini ada 4 desa yang mengadakan pilkades, yaitu Desa Sekarsuli, Jebugan, Jonggrangan dan Belangwetan. Insya Allah semua kondusif dan pelaksanaan pilkades tetap kondusif, damai,” jelas Camat Marjana.

Tentang agenda doa bersama Muspika bersama para cakades ini, diharapkan akan menumbuhkan semangat kesadaran dalam menjaga situasi lingkungan masyarakat yang kondusif. Marjana berharap, pilkades berjalan dengan sukses, para cakades bisa mengendalikan massa pendukung masing-masing.

Juga disinggung dalam penggalangan atau pencarian dukungan tidak menggunakan cara-cara negatif ataupun gunakan SARA. Sangat berbahaya jika para cakades menggunakan SARA dalam mencari massa pendukung. Para Cakades juga diminta tetap berkoordinasi bersama panitia  pencalonan kepala desa (Palona).

Usai apel pagi ini, Camat Marjana harapkan pilkades di Klatara lancar jaya dan berjalan damai.

Antara palona dengan cakades harus bisa membuat tata tertib sesuai Perbup no 41 tahun 2018. Misalnya dalam pemasangan tanda gambar bakal calon kades harus dibuat sebaik-baiknya bersama palona. Jangan sampai terjadi gesekan antar cakades gara-gara pemasangan gambar cakades.

“Para Cakades harus ingat istilah bahasa jawanya godong jiglok kudu ngerti, artinya baik panitia, cakades dan Babinsa/Bhabinkamtibmas harus saling koordinasi. Tiga unsur ini kita sebut Tri Manunggal, sebab gerak-gerik para cakades maupun palona berjalan sinergis dengan hadirnya aparat keamanan. Pilkades disikapi biasa saja dan tatib pilkades yang dibuat palona harus dijunjung tinggi. Semua bisa ngemong,” pesan Marjana. (Aha)

Caption Foto HL:
Camat Marjana pimpin rakor usai apel pagi dan minta jajaran Kecamatan Klatara dukung pilkades sukses tanpa ekses. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *