Soloraya

Puspo Wardoyo Dukung Pasar Karya Cenderaloka di Lokananta

Para pengrajin produk lokal menggelar pameran di Komplek Lokananta, mulai Sabtu (17/10) hingga Minggu (18/10). (foto dokumentasi)

SOLO, POSKITA.co – Pameran produk bisa jadi ajang agar dikenal khalayak. Sehingga produk kerajinan dan barang etnik laku dijual ke masyarakat luas.

Untuk promosi produk lokal laku di pasar, para pengrajin, menggelar pameran di Komplek Lokananta, mulai Sabtu (17/10) hingga Minggu (18/10).

Mengusung Pasar Karya Cenderaloka 2026 yang diinisiasi Tribun Network ini bertujuan untuk mendukung pengembangan usaha para pengrajin lokal binaan Cenderaloka. Platform marketplace tersebut secara khusus mewadahi produk pengrajin dari berbagai daerah di Indonesia.

Project Manager Pasar Karya Cenderaloka, Bernadetta Arbaleta Dyah Setyowati, menjelaskan kegiatan ini menghadirkan beragam acara yang melibatkan pelaku usaha, anak-anak, hingga masyarakat umum.

“Rangkaian acaranya sangat beragam, mulai dari workshop kreatif, lomba mewarnai untuk anak TK, lomba tari tradisional tingkat SD hingga SMP, serta bazar UMKM,” kata Bernadetta saat ditemui di Lokananta Solo, Sabtu (17/10/2026).

Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara ingin memperluas promosi produk UMKM binaan sekaligus mengenalkan kerajinan dan barang-barang etnik kepada masyarakat luas.

Pasar Karya Cenderaloka tidak hanya menghadirkan bazar sebagai ruang transaksi. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat karya para pengrajin Indonesia. Penyelenggara berharap masyarakat Solo hadir dan memberikan apresiasi terhadap produk lokal. Dukungan tersebut penting agar karya para pengrajin semakin dikenal dan berpeluang menjangkau pasar yang lebih luas.

Selain bazar UMKM, workshop kreatif memberikan ruang bagi pengunjung untuk mengeksplorasi kreativitas. Lomba mewarnai untuk anak TK serta lomba tari tradisional tingkat SD hingga SMP juga melibatkan generasi muda dalam kegiatan yang memadukan seni dan budaya.

Rangkaian acara itu mempertemukan promosi produk, aktivitas edukatif, dan pengenalan budaya dalam satu kegiatan.

Event tersebut mendapat dukungan dari Owner Wong Solo Grup, H Puspo Wardoyo.

Founder Destinasi Wisata Kalipepe Land tersebut menaruh perhatian terhadap seni dan perkembangan UMKM di Kota Solo.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari berbagai sponsor, termasuk dari pengusaha kuliner Puspo Wardoyo yang sangat peduli dengan para pelaku UMKM,” bebernya.

Dukungan berbagai pihak diharapkan dapat memperluas perhatian masyarakat terhadap produk lokal dan karya para pengrajin. Dengan begitu, kerajinan etnik tidak hanya dikenal sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga memiliki peluang untuk berkembang sebagai produk bernilai ekonomi.

Bernadetta mengajak masyarakat meramaikan Pasar Karya Cenderaloka sekaligus menunjukkan dukungan terhadap karya anak bangsa.

“Ayo teman-teman, kita meramaikan Pasar Karya Cenderaloka untuk bersama-sama mengapresiasi kebudayaan kita, serta mendukung karya dan barang-barang etnik asli Indonesia!” terang Bernadetta.

Tanto