KaranganyarPendidikan

Akhirussanah Al Azhar IIBS Karanganyar: Meneladani Jejak Juang Pangeran Diponegoro untuk Genersi Global

KARANGANYAR, POSKITA.co – Suasana khidmat berpadu dengan kemegahan budaya Jawa mewarnai pelaksanaan Akhirussanah ke-3 Al Azhar International Islamic Boarding School (IIBS) Karanganyar di Hotel Anaya Azana Boutique Tawangmangu.

Prosesi kelulusan ini digelar selama dua hari, yakni pada Sabtu, 13 Juni 2026 untuk jenjang SMA dan Minggu, 14 Juni 2026 untuk jenjang SMP.

Tahun ini menjadi momen istimewa karena menandai kelulusan Angkatan ke-3 Al Azhar IIBS, generasi muda yang dipersiapkan untuk menjadi insan berakhlak mulia, berwawasan global, serta tetap berakar kuat pada nilai-nilai Islam dan kebangsaan.

Al Ustadz Ahmad Zulfiqar Azizurrahman Al Arif, S.Fil.I., MIRKH. Director of International Affairs & Public Relations Al Azhar IIBS menyampaikan, Akhirussanah Al Azhar IIBS ini dibuat spesial dari tahun ke tahun, setiap tema memiliki pesan moral tersendiri.

Untuk akhirussanah angkaan ke-3 ini temanya adalah “From The Legacy of Mataram to the Heritage of Nusantara” yang mengusung kisah kepahlawanan Pangeran Diponegoro.

“Jadi memang terkesan apa namanya tidak terlalu formal, ini dari awal sudah syarat akan pesan nilai dan value sehingga acaranya dikemas mengalir, tahu-tahu para ayah muda dan para audiens, sudah selesai,” ujarnya, Sabtu, 13 Juni 2026.

Jadi anak-anak muda yang mau lulus ini, yang sudah akan diluluskan, kita berharap mereka membawa nilai-nilai kebangsaan, nilai-nilai keislaman, sehingga mereka mampu melanjutkan studi lanjut di dunia perkuliahan secara akademik dan kembali untuk mengabdikan untuk Indonesia.

Ia mengatakan, wisudawan ada 50 lebih putra-putri dari seluruh wilayah Indonesia, untuk kali ini adalah wisudawan SMA.

Untuk angkatan ketiga ini kami berpesan kepada anak-anak soleh-solehah, semoga mereka semua peka terhadap public listening, peka terhadap apa yang terjadi di masa sekarang.

“Sehingga mereka ke depan harus tahu mengambil ilmu apa, kemudian memperdalam, meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan tentu ikut andil dalam menjadikan Indonesia ini Indonesia emas,” kata ustadz Ahmad.

“Anak-anak SMA ini, diantaranya 50 persen diterima di perguruan tinggi terbaik, seperti UI, ITB, UGM dan sebagian besar mendapatkan beasiswa di luar negeri,” tambahnya.

Akhirrussanah SMP Al Azhar IIBS Karanganyar Angkatan ke-3

Meneladani Jejak Juang Pangeran Diponegoro

Tema “Jejak Juang Pangeran Diponegoro: Inspirasi Generasi di Era Global”, Akhirussanah 2026 mengajak seluruh hadirin untuk meneladani sosok Pangeran Diponegoro, seorang ulama sekaligus pahlawan nasional yang memimpin Perang Jawa pada tahun 1825–1830.

Sosok Diponegoro dipilih karena perjuangannya tidak hanya dilandasi semangat membela tanah air, tetapi juga didorong oleh nilai-nilai Islam yang luhur dan kuat.

Keteguhan akidah, keberanian, integritas, dan kecintaannya terhadap bangsa menjadi inspirasi yang relevan bagi generasi muda masa kini yang akan menghadapi tantangan dunia global tanpa kehilangan jati diri sebagai Muslim dan anak bangsa.

Semangat tersebut dinilai sangat relevan dengan visi Al Azhar IIBS dalam membentuk generasi Muslim yang unggul secara intelektual, tangguh menghadapi tantangan global, namun tetap teguh memegang nilai-nilai keislaman.

Melalui Akhirussanah 2026, Al Azhar IIBS menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi yang unggul secara akademik, berwawasan internasional, serta tetap berakar kuat pada nilai nilai Islam dan budaya bangsa.

Para lulusan diharapkan mampu melanjutkan perjuangan dalam bentuk yang berbeda: menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, mencintai tanah air, dan memberikan manfaat bagi masyarakat di mana pun mereka berada.

Para Diponegoro muda yang diwisuda kali ini mengenyam pendidikan di tanah Jawa. Akan tetapi, perjalanan mereka tidak berakhir di sini.

Dari bumi tempat mereka belajar dan ditempa, mereka akan melanjutkan perjalanan untuk mengamalkan ilmunya ke bumi Allah yang lebih luas; keluar dari Pulau Jawa, keluar dari Indonesia, melampaui batas-batas Nusantara, hingga ke ujung dunia. (Arya)