Pendidikan

Harmony in Lunar Fest: Saat “Kaisar” dan “Sun Go Kong” Beradu Kreativitas di Domsav

Foto: dokumentasi

SEMARANG, POSKITA.co – Lapangan tengah SMP Pangudi Luhur Domenico Savio (Domsav) mendadak berubah menjadi lautan merah yang megah pada Rabu (25/2/26). Bukan sekadar perayaan visual, ajang Pemilihan Cici Koko Domsavian 2026 hadir sebagai bukti nyata bahwa akulturasi budaya adalah napas kehidupan di sekolah ini.

Dengan tema “Harmony In Lunar Fest,” acara ini menjadi panggung bagi para siswa untuk merayakan keberagaman melalui kreativitas dan kecerdasan.

Sebanyak 66 peserta (33 pasang perwakilan kelas) unjuk gigi di atas catwalk. Suasana menjadi riuh saat para peserta tampil dengan totalitas tanpa batas. Penonton disuguhi pemandangan mulai dari keanggunan jubah Kaisar dan Ratu Tiongkok, gagahnya pakaian Kungfu, hingga aksi jenaka peserta yang berkostum ala Sun Go Kong.

Setelah parade kostum yang memukau, kompetisi mengerucut pada babak 10 besar. Di sinilah tantangan sesungguhnya dimulai. Para finalis tidak hanya dinilai dari cara berjalan atau keelokan busana, tetapi juga ketajaman intelektual mengenai budaya Imlek.

Jajaran juri yang kompeten pun dihadirkan untuk memberikan penilaian objektif: Angelina Gunawan, S.T, M.Sc. (Perwakilan Komite Sekolah). Valentin Sukma Ismaya Jati (Puteri Lokantara Nasional 2025 & Denok Semarang 2024). Cirilius Hari Setiawan (Waka Kesiswaan Domsav).

Para finalis diuji melalui sesi tanya jawab seputar filosofi Imlek, menguji sejauh mana mereka memahami warisan budaya yang mereka representasikan.

Selagi dewan juri berdiskusi, semangat kebersamaan tetap menyala di sudut-sudut lain. Di dalam kelas, para siswa sibuk merangkai pernak-pernik dan lampion. Sementara itu, lapangan sekolah digetarkan oleh: Atraksi Barongsai yang energik. Harmoni megah dari Orkestra Domsav. Lincahnya Modern Dance dan penampilan Band Domsav.

The Winners: Wajah Baru Cici Koko Domsav 2026

Setelah persaingan ketat, mahkota juara jatuh kepada: Koko Domsav 2026: Michael Rama Bendiawan (9H).  Cici Domsav 2026: Francine Felicita Vianney (7H)

Br. Anton, Kepala SMP PL Domenico Savio, menegaskan bahwa acara ini lebih dari sekadar perlombaan. Ini adalah kegiatan ko-kurikuler untuk melestarikan warisan budaya sekaligus memupuk empati.

“Perayaan ini hendaknya dirasakan oleh seluruh Domsavian tanpa terkecuali. Harapannya, ini bisa menumbuhkan semangat toleransi dan rasa saling menghargai budaya yang ada di lingkungan sekolah kita,” ujar Br. Anton.

Melalui Harmony In Lunar Fest, Domsav berhasil membuktikan bahwa perbedaan bukanlah pembatas, melainkan warna yang memperindah harmoni pendidikan di Indonesia.

Cosmas/*