Soloraya

Tingkatkan Kualitas Layanan, KAI BIAS Layani 744,934 Pelanggan

SOLO, POSKITA.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mencatat pertumbuhan positif pada layanan KA Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS).

Berdasarkan data periode Januari hingga September 2026, jumlah pelanggan KA BIAS mencapai 744.934 pelanggan, meningkat 21,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 613.403 pelanggan.

Secara keseluruhan, jumlah pelanggan KA BIAS pada 2026 bertambah sebanyak 131.531 pelanggan dibandingkan tahun sebelumnya.

Capaian ini menunjukkan tingginya pemanfaatan layanan KA BIAS sebagai salah satu pilihan transportasi publik yang mendukung mobilitas masyarakat, khususnya untuk mengakses Bandara Internasional Adi Soemarmo dan berbagai kawasan yang dilayani oleh kereta api tersebut.

Dari total pelanggan pada 2026, sebanyak 361.175 pelanggan tercatat melakukan perjalanan dengan KA BIAS sebagai pelanggan naik, sedangkan 383.759 pelanggan tercatat sebagai pelanggan turun.

Sementara itu, pada periode yang sama tahun 2025, jumlah pelanggan naik mencapai 296.948 pelanggan dan pelanggan turun sebanyak 316.455 pelanggan.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa pertumbuhan jumlah pelanggan tersebut menjadi indikator positif bagi pemanfaatan layanan KA BIAS sebagai bagian dari transportasi publik yang terintegrasi.

“Pertumbuhan pelanggan KA BIAS sebesar 21,4 persen merupakan capaian positif sekaligus menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Kami berharap KA BIAS dapat semakin menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang praktis, nyaman, dan mendukung konektivitas menuju bandara maupun berbagai tujuan perjalanan lainnya,” ujarnya, Selasa, 13 Oktober 2026.

KA BIAS tidak hanya menjadi alternatif transportasi bagi masyarakat, tetapi juga berperan dalam memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan kewilayahan. Dengan menghubungkan Kota Surakarta, Bandara Internasional Adi Soemarmo, Palur, Walikukun, hingga Madiun, layanan ini memberikan kemudahan mobilitas masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari aktivitas sehari-hari, perjalanan menuju bandara, hingga menikmati waktu luang dengan mengunjungi berbagai destinasi.

Konektivitas yang didukung oleh layanan KA BIAS diharapkan dapat meningkatkan interaksi antarkawasan, membuka peluang aktivitas ekonomi, serta mengoptimalkan potensi wilayah yang terhubung. Dengan demikian, keberadaan KA BIAS tidak hanya memberikan manfaat bagi pelanggan, tetapi juga mendukung perkembangan kawasan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di sepanjang wilayah layanannya.

Stasiun Solo Balapan menjadi titik yang tersibuk baik untuk keberangkatan maupun kedatangan KA BIAS. Berikut adalah daftar stasiun dengan volume penumpang tertinggi KA BIAS pada Periode Januari-September 2026:

Stasiun Favorit Keberangkatan Penumpang

– Stasiun Solo Balapan: 173.718 penumpang

– Stasiun Sragen: 63.345 penumpang

– Stasiun Solojebres: 493586 penumpang

Stasiun Favorit Kedatangan Penumpang

– Stasiun Solo Balapan: 166.463 penumpang

– Stasiun Solojebres: 69.347 penumpang

– Stasiun Sragen: 56.621 penumpang

KAI Daop 6 Yogyakarta terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi kereta api yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu. Peningkatan kualitas pelayanan juga menjadi bagian dari upaya KAI dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin beragam.

KAI mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan KA BIAS sebagai alternatif transportasi publik dalam mendukung perjalanan menuju dan dari Bandara Internasional Adi Soemarmo. Informasi mengenai jadwal perjalanan dan layanan KA BIAS dapat diakses melalui kanal resmi KAI. (Arya)