Kades Tempursari Ngawen Manfaatkan Pekarangan Ditanami Sayuran ala Polybag
Keterangan Foto: Kades Tempursari H. Budi Diyatmiko rajin menyiram sayuran setiap pagi yang ada di pekarangan Balai Desa.
KLATEN, POSKITA.co – Salah satu upaya ikut mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan adalah memanfaatkan pekarangan rumah atau kantor yang ada. Sesempit apapun, selama bisa dimanfaatkan atau bisa dikelola dengan baik, akan menambah nilai kemanfaatan.
Hal ini dikatakan H. Budi Diyatmiko, BSc, Kepala Desa Tempursari, Kecamatan Ngawen, Klaten, saat menyirami tanaman di depan Balai Desa Temnpursari pekan lalu. Kebetulan system penanaman memakai polybag dan adanya tanaman sayuran di pekarangan balai desa ini bisa membuat sejuk udara atau penghijauan.
Sayuran yang ditanam antara lain tomat, terong dan cabe yang selalu disiram air biar semakin subur setiap pagi hari. Kades Tempursari Budi Diyatmiko yang rutin sudah sampai kantor Balai Desa Tempursari pukul 06.50 WIB selalu rajin memelihara sayuran istimewa ini.
“Kebetulan pekarangan Balai Desa Tempursari ini masih cukup luas dan kalau dimanfaatkan ditanami aneka sayuran lewat polybag masih leluasa. Warga Desa Tempursari juga kita ajak untuk senang dan gemar menanam sayuran di pekarangan rumah yang masih kosong. Kalau sewaktu-waktu butuh sayuran, bisa langsung memetic, tidak usah beli di pasar,” jelas Budi.
Ada beberapa manfaat menanam dengan polybag, antara lain jika tak punya pekarangan luas atau sempit bisa terapkan cara menanam sayuran system polybag. Polybag ditempatkan di teras rumah, balkon rumah atau belakang rumah. Dengan polybag ini, tak perlu susah untuk mencangkul atau membajak tanah.
Sistem polybag ini bisa terjaga atau terpantau dengan baik nutrisi makanan. Dengan polybag ini, air dan pupuk, bisa juga pupuk kandang, langsung terserap akar tanpa terserap gulma atau rumput liar lain. Kalau menghendaki polybag dipindah, dengan mudah bisa dilakukan tanpa ribet. Seperti untuk pemenuhan sinar matahari, polybag langsung digeser dengan mudah.
“Dengan polybag, kita bisa mengontrol serangan hama tanaman, penyakit terdeteksi dini, dan mengatur takaran media tanam. Bisa dicampur tanah, kompos dan juga bisa memakai sekam. Ayo kita dukung ketahanan pangan pemerintah dengan tanam sayuran di pekarangan rumah atau kantor,” ujarnya. (Hakim)

