Perkuat Konsolidasi, MKKS SMP se Subosukowonosraten Kumpul di GBK KLaten
Keterangan Foto: Pimpinan MKKS se Solo Raya dan para pejabat yang hadir foto bersama para kepala sekolah yang promosi dan memasuki purna tugas se Subosukowonosraten di GBK Klaten, Selasa (15/9/2026) siang.
KLATEN, POSKITA.co – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP se Solo Raya yang terdiri tujuh kabupaten/kota meminta sekolah aktif berkomunikasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah masing-masing. Terkait himbauan ini disampaikan dalam upaya mencegah kasus keracunan menimpa siswa yang memakan menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketua MKKS SMP se-Subosukowonosraten, Drs. Suparno, menyatakan tetap mendukung MKKS dengan adanya program MBG tapi tetap harus berhati-hati. Dia juga mengakui ada beberapa kejadian siswa keracunan terkait program MBG di beberapa daerah.
Hal ini dikatakan Suparno di sela-sela temu ilmiah MKKS yang digelar di Grha Bung Karno Klaten, Selasa (15/9/2026). Terkait pencegahan kasus keracunan MBG, Suparno mengimbau agar pihak sekolah intensif berkomunikasi dengan pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku penyedia menu. Tujuannya agar menu yang disajikan kepada siswa terpantau dan aman.
“Terkait penyajian, menu harus terpantau. Misalkan disajikan untuk pukul 08.00 WIB, ya berarti memasaknya jangan terlalu larut sehingga tidak akan terjadi kedaluarsa. Banyak kejadian mungkin itu terjadi kedaluarsa sehingga mengakibatkan keracunan. Tetapi kalau di Soloraya alhamdulillah selama ini kami tidak menjumpai walaupun mungkin satu dua tetapi semuanya terselesaikan,” kata Suparno yang tak lain Kepala SMPN 1 Wonogiri.
Sebuah catatan di Klaten, setidaknya ada 153 SPPG yang beroperasi hingga awal September 2026. Jumlah penerima manfaat MBG sekitar 300.100 orang dari kelompok sekolah mulai dari tingkat TK/PAUD, SD, SMP dan SMA/SMK. Siswa maupun guru atau pendidik di Klaten menerima menu MBG. Untuk kelompok 3B atau ibu hamil (Bumil), ibu menyusui (Busui) dan balita non PAUD juga mendapat jatah MBG.
Selama Agustus dan September 2026, setidaknya ada dua SPPG yang dihentikan operasionalnya untuk sementara waktu. Masing-masing SPPG berada di Kecamatan Cawas dan Ceper. Penghentian itu untuk dilakukan evaluasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) karena sebelumnya terjadi dugaan kasus keracunan MBG.
Dari pantauan redaksi, MKKS SMP se Solo Raya ini antusias mengikuti pertemuan Ilmiah Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP yang mengusung tema Kepemimpinan Transformatif: Strategi Kepala Sekolah dalam Menghadapi dan Mempersiapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2027.

Agenda berkala yang digelar setiap enam bulan sekali ini diikuti ribuan orang. Kepala Dinas Pendidikan Klaten Agus Setyawan Prasetyoko, SSTP MHum hadir didampingi Sekretaris Disdik Klaten Veronica Retno Setyaningsih, SKM MMR, Kabid Pembinaan SMP Disdik Klaten Guritno, SPd MPd, dan para pengawas SMP Disdik Klaten. Untuk pejabat Disdik se Subosukowonosraten lainnya juga hadir.
“Kami menyambut baik pertemuan MKKS SMP se Solo Raya di GBK Klaten ini, mudah-mudahan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam mendukung dan kemajuan Pendidikan di Solo Raya. Kegiatan ini juga bisa menjadi ajang konsolidasi, ajang perkuat silaturrahmi dan Kerjasama,” pesan Agus Setyawan.
Ikut meramaikan acara ini ada pameran produk sekolah dari per Kawedanan 1 hingga 5. Misalnya SMP yang berada di Kawedanan Kota, ada beberapa produk karya guru dan siswa SMP perwakilan yang dipajangkan. Seperti produk es dawet ayu, jamu kunir asem, alat perangkap tikus, dan lainnya.
Suparno kembali menambahkan, dalam acara ini ada penyiapkan langkah strategis para siswa dalam menghadapi TKA 2027. TKA merupakan bagian penting dari asesmen nasional yang mengukur tingkat pemahaman, kemampuan berpikir kritis serta kompetensi literasi dan numerasi peserta didik.
“TKA ini sangat bermanfaat bagi siswa untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Sekaligus bagi satuan pendidikan untuk mengukur sampai sejauh mana kompetensi peserta didik dalam mengimplementasikan ilmu di kehidupan sehari-hari,” ungkap Suparno.
Dalam acara ini dimeriahkan dengan sendratari para siswa dan seni tari para siswa gabungan dari berbagai sekolah. Juga ada penyerahan taliasih kepada para Kepala Sekolah yang memasuki purna tugas dan promosi jabatan. MKKS SMP Solo Raya juga menghadirkan narasumber dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Tengah. (Hakim)

