Olah raga

Sembilan SSB di Solo Raya Berlaga di Fun Game SSB Madya Pemda 2026

Foto: dokumentasi

SOLO, POSKITA.co- Astrid Widayani Wakil Walikota Surakarta mengapresiasi Fun Game SSB Madya Pemda Solo, untuk kembangkan potensi sepak bola.

Sembilan sekolah sepak bola (SSB) berlaga di Fun Game yang digelar SSB Madya Pemda Solo di Lapangan Kartopuran, Sabtu-Minggu, tanggal 11-12 Juli 2026.

Laga tersebut dikemukakan Ketua Umum Pengurus SSB Madya Pemda Solo, Ari Wibowo.

Menurutnya, Fun Game ini digelar untuk empat kategori kelompok umum (KU), yakni masing-masing KU 2015 dan 2017 yang digelar Sabtu 11 Juli 2026 dan KU 2014 dan 2016 yang digelar Minggu 12 Juli 2026. Dimana untuk KU 2016 lebih istimewa karena ada dua tim putri yang ikut bertanding.

“Untuk pelaksanaan hari pertama dan kedua berjalan lancar dan sukses. Pada hari Minggu (12/7) dihadiri Wakil Wali Kota (Wawali) Surakarta, Astrid Widayani yang turut menyaksikan langsung laga tim putri SSB Madya Pemda Solo melawan SSB Putri Surakarta,” urainya usai pelaksanaan laga, Minggu (12/7).

Lebih lanjut Ari merasa puas atas pelaksanaan Fun Game yang baru pertama digelar oleh SSB Madya Pemda Solo. Sehingga ke depan pastinya akan diupayakan untuk bisa membuat event yang lebih besar.

“Saya lihat antusias para peserta sangat luar biasa, ini menjadi test case awal bagi SSB Madya Pemda Solo dapat berjalan lancar. Sukses di pertandingan ini, kita akan buat event-event yang lebih besar lagi dan jika bisa di tempat yang lebih baik lagi,” terangnya.

Di moment tersebut, Wawali Solo, Astrid Widayani mengapresiasi Fun Game yang digelar SSB Madya Pemda Solo. Menurutnya turnamen usia dini yang mempertemukan sejumlah SSB dari berbagai daerah menjadi sebagai wadah bagi pesepak bola muda untuk mengasah kemampuan sekaligus merasakan atmosfer pertandingan sekaligus menjadi ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga, khususnya sepak bola.

“Kami mengapresiasi SSB Madya Pemda yang telah menyelenggarakan turnamen usia muda ini. Kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi anak-anak yang memiliki potensi di bidang sepak bola untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” papar Wawali.

Mantan Rektor Universitas Surakarta (UNSA) itu menambahkan, kehadiran kompetisi usia dini menambah optimisme bahwa pembinaan olahraga di Kota Solo terus berjalan dan mampu melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi di masa depan.

“Ajang seperti ini menambah optimisme kita bahwa pembinaan sepak bola usia dini terus berkembang. Anak-anak tidak hanya berlatih, tetapi juga memiliki ruang untuk berekspresi dan menampilkan keahlian yang selama ini mereka asah,” katanya.

Astrid berharap turnamen semacam ini dapat diselenggarakan secara rutin agar semakin banyak anak memperoleh pengalaman bertanding sejak usia dini.

“Harapannya kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan. Anak-anak tidak hanya memiliki kesempatan untuk berlatih, tetapi juga merasakan suasana pertandingan yang sesungguhnya. Pengalaman itu penting untuk membangun mental, kepercayaan diri, dan kemampuan mereka saat bertanding,” ungkapnya.

Fun Game 2026 SSB Madya Pemda Solo yang digelar selama dua hari di Lapangan Kartopuran ini diikuti sembilan SSB yang ada di wilayah Solo Raya. Yakni SSB Madya Pemda Solo selaku tuan rumah, SSB AT Farmasi, SSB AA Boyolali, SSB New Persik, SSB Arseto Solo, SSB PMC Mojosongo, SSB Manggung, SSB PS Begajah serta SSB Putri Surakarta. (**)

Tanto