Politeknik Indonusa Gelar Aksi di CFD: Bertransformasi Menuju Universitas Unggul, Inovatif dan Berdampak
SOLO, POSKITA.co — Dalam rangka menuju Dies Natalis ke-24 yang jatuh pada 15 Agustus 2026, Politeknik Indonusa Surakarta menggelar aksi di Car Free Day (CFD) Jalan Slamet Riyadi, Sriwedari Surakarta, Minggu, 2 Agustus2026, dengan mengusung tema: “Bertransformasi Menuju Universitas Unggul, Inovatif dan Berdampak.”
Suasana di Jalan Slamet Riyadi, Sriwedari, Surakarta, Minggu pagi ini terasa lebih semarak dari biasanya. Puluhan sivitas akademika Politeknik Indonusa Surakarta menggelar aksi simpatik dan sosialisasi terbuka di tengah ribuan masyarakat yang sedang berolahraga.
Aksi ini digelar sebagai bentuk keterbukaan informasi sekaligus momentum pengenalan langkah strategis institusi yang kini sedang berproses melakukan alih status dan bertransformasi menjadi universitas.
Direktur Politeknik Indonusa Surakarta, Ir. Suci Purwandari, MM, Ph.D menyampaikan, ini merupakan tahun ke-24 peringatan Dias Natalis Politeknik Indonesia Surakarta hari ini bertema: Bertransformasi Menuju Universitas Unggul, Inovatif, dan berdampak.
“Nah ini memang kita persiapkan segala sesuatunya semakin kesini semakin kompetitif, jadi kita terus-menerus berinovasi agar kita menjadi universitas unggul berdampak kepada masyarakat luas,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Ia juga mengatakan, tansformasi menuju universitas ini adalah jawaban atas tantangan zaman dan kebutuhan industri modern.
“Kami ingin menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademis dan inovatif dalam riset, tetapi juga memberikan dampak langsung dan nyata bagi kemajuan masyarakat luas,” kata Suci.
Acara diisi dengan berbagai kegiatan interaktif, mulai dari orasi pendidikan, layanan konsultasi kesehatan gratis, pameran karya inovasi mahasiswa, hingga pembagian suvenir dan pertunjukan seni.
Melangkah Demi Kualitas Pendidikan
Menurut Direktur Politeknik Indonusa, bertransformasi dari bentuk politeknik menjadi universitas bukan sekadar perubahan nama atau kelembagaan semata, melainkan wujud komitmen dalam memperluas jangkauan pengabdian dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Melalui perubahan status ini, kampus berencana menambah ragam program studi strategis yang relevan dengan perkembangan teknologi, ekonomi kreatif, serta kebutuhan dunia kerja global tanpa menghilangkan identitas vokasi yang kuat dan aplikatif.
Antusiasme Warga
Aksi simpatik di arena CFD ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Stan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang didirikan oleh program studi kesehatan Politeknik Indonusa tampak dipadati warga yang ingin mengecek tekanan darah dan gula darah secara cuma-cuma.
Selain itu, pengunjung CFD juga berkesempatan melihat langsung berbagai hasil karya inovatif mahasiswa, mulai dari aplikasi teknologi tepat guna hingga produk kewirausahaan mandiri.
”Kegiatan di CFD ini sangat positif. Selain cek kesehatan gratis, kami jadi tahu kalau Politeknik Indonusa bertransformasi jadi universitas. Harapannya nanti pilihan jurusan makin banyak dan bisa jadi kampus kebanggaan warga Solo,” ungkap Dian Rahma (24), salah satu pengunjung CFD asal Laweyan.
Melalui aksi di CFD ini, Politeknik Indonusa komitmennya untuk selalu dekat dengan masyarakat, sekaligus memohon doa dan dukungan agar proses transformasi menuju universitas yang unggul, inovatif, dan berdampak dapat berjalan lancar serta memberi kontribusi besar bagi dunia pendidikan Indonesia. (Arya)

