Pelatihan Website SDN Karangdukuh bersama Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
Keterangan Foto: Kepala SDN Karangdukuh Theresia Ani Widyastuti, SPd sedang menyampaikan kata sambutan dalam acara penyerahan bantuan teknologi layanan informasi digital di Balai Desa Karangdukuh yang dihadiri Staf Ahli Bupati Klaten.
KLATEN, POSKITA.co – Betapa bahagia keluarga besar SDN Karangdukuh, Kecamatan Jogonalan, Klaten, yang telah mendapatkan pemihakan atau bantuan terkait teknologi layanan informasi digital sekolah berbasis digital, Sabtu (11/7/2026) pagi.
Kepala SDN Karangdukuh Theresia Ani Widyastuti, SPd membenarkan adanya kegiatan ini. Dikisahkan, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta telah menyerahkan Teknologi Layanan Informasi Sekolah Berbasis Digital Ke SD Negeri Karangdukuh di Aula Bala Desa Karangdukuh.
Dalam acara ini hadir Staf Ahli Bupati Klaten Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Slamet, SH MSi, Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Jogonalan Dra. Wuri Andayani, MMPd, Ketua Tim PKM Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta Dr. Mustofa, MM dan tamu undangan lainnya.
“Bagi kami, Teknologi Layanan Informasi Digital Sekolah Berbasis Website ini sangat besar manfaatnya untuk peningkatan layanan informasi, literasi, serta sebagai sarana untuk menyampaikan perkembangan sekolah. Sekaligus potensi yang dimiliki SDN Karangdukuh secara digital. Harapan kami, daya tarik dan minat masyarakat mempercayakan pendidikan putra-putrinya di sekolah kami semakin meningkat,” jelas Ani.
Usai serah terima dilanjutkan dengan Pelatihan Teknologi Inovasi Layanan Layanan Publik (Sekolah) Berbasis Digital khususnya terkait Pengelolaan BOS (Biaya Operasional Sekolah) melalui Website yang dipandu oleh Selvi Dwi Hartiyani, SKom MPd.
Selvi mengatakan, Inovasi layanan informasi pengelolaan biaya operasional sekolah berbasis digital ini untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas SDN Karangdukuh. Dengan penuh kesabaran, Selvi memberikan arahan atau bimbingan cara mengisi website yang telah dibuat.
Saat ditanya redaksi, Selvi mengaku kalau program ini menjadi awal di wilayah Kabupaten Klaten di tahun 2026 dan SDN Karangdukuh layak diberikan pemihakan karena memang sekolah ini tidak memiliki website. Karena ke depan tantangan semakin berat, maka salah satu menghadapi tantangan adalah dengan menyiapkan website.
“Dengan website ini, segala informasi atau program sekolah bisa diupload dan diketahui masyarakat. Jika ada kegiatan atau informasi Pendidikan juga bisa diupload di website yang dikelola sendiri. Banyak manfaat jika kita bisa memiliki website sendiri,” ungkap Selvi.
Untuk peluncuran Website di SD Negeri Karangdukuh dipimpin oleh Bupati Klaten yang diwakili Staf Ahli Bupati Klaten Slamet. Meskipun Staf Ahli Bupati datangnya agak terlambat, acara ini tetap berjalan lancar dan perwakilan orangtua yang diundang juga nyaman mengikuti proses yang diberikan Dosen Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Klaten, Saya menyambut baik dan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI melalui Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta yang melaksanakan program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) berupa Teknologi Layanan Informasi SDN Karangdukuh Berbasis Digital dan Pelatihan Operasional Teknologi Layanan Informasi SDN Karangdukuh,” jelas Slamet.
Layanan Informasi Digital di SDN Karangdukuh Jogonalan, Kabupaten Klaten ini, ungkapnya, sangat penting sebagai langkah inovasi untuk memajukan kualitas pendidikan, mempercepat akses informasi, serta meningkatkan daya saing sekolah. Melalui program sosialisasi pengenalan teknologi informasi yang digalakkan pihak sekolah, digitalisasi layanan ini membawa dampak besar bagi seluruh ekosistem sekolah, sekaligus sebagai inovasi dan kemajuan layanan pendidikan kepada masyarakat.
“Dengan adanya Layanan Informasi Digital di SDN Karangdukuh Jogonalan merupakan langkah yang sangat baik berupa modernisasi sekolah, transparansi layanan informasi sekaligus untuk efisiensi kerja. Layanan Informasi Digital akan mengubah sistem manual menjadi berbasis teknologi guna mempercepat pelayanan administrasi, memudahkan penyampaian program kerja, visi-misi, dan perkembangan sekolah kepada masyarakat, serta membantu guru dan staf dalam mengelola data akademik siswa secara lebih terstruktur,” pesan Slamet. (Hakim)

