Klaten

Estikardo Juara, Siap Menuju Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional 2026

Keterangan Foto: Kepala SMPN 3 Karangdowo, Klaten Sri Widiati, SPd MPd saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di ruang tamu.

KLATEN, POSKITA.co – Meskipun berada di pinggiran Kabupaten, SMPN 3 Karangdowo, Klaten atau Estikardo, tetap bergerak dalam berbagai kegiatan. Salah satunya sekolah ini lolos dalam Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten dan mendapat kesempatan maju dalam lomba Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional tahun 2026.

Kepala SMPN 3 Karangdowo Sri Widiati, SPd MPd mengatakan, segenap 42 guru dan karyawan sekolah ini telah menyatakan kesiapan diri menghadapi agenda menuju Sekolah Adiwayata tingkat Nasional 2026. Para siswa yang dikoordinasikan pengurus OSIS Estikardo juga kompak dalam mendukung agenda ini.

“Meskipun tidak ada agenda Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional, kita juga terus menghidupkan semangat keluarga besar Estukardo untuk gerakan jumat sehat pada minggu pertama. Pada minggu kedua ada jumat bersih, minggu ketiga ada jumat religi dan minggu keempat ada jumat kreasi. Pada jumat kreasi ini, setiap kelas menampilkan kreasi dan potensi terbaiknya,” jelas Sri Widiati.

Dalam rangka menuju Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional 2026, ratusan siswa sekolah yang masuk wilayah Desa Kupang, Kecamatan Karangdowo ini, juga menggiatkan bersih-bersih kelas, taman, pengelolaan sampah dan kegiatan lainnya. Para wali kelas juga intens dalam mendampingi siswa dalam pembiasaan hidup sehat dan peduli lingkungan.

Terkait Sekolah Adiwiyata Nasional ini, jelas Sri Widiati, merupakan program penghargaan bergengsi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kebetulan di Klaten ini ada 29 SMP yang ditunjuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Klaten dan telah dibrifing atau diberikan pembekalan oleh DLH Klaten beberapa pekan lalu.

Sekolah Adiwiyata Nasional ini diberikan kepada sekolah yang berhasil secara nyata dan berkelanjutan dalam menerapkan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah atau PBLHS. Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan semua peserta lomba Sekolah Adiwiyata Nasional, yaitu
kebijakan berwawasan lingkungan, kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan partisipatif dan sarana prasarana ramah lingkungan

“Kami atas nama keluarga besar SMPN 3 Karangdowo tentunya bisa lolos dan raih peringkat dalam lomba Sekolah Adiwiyata Nasional tahun 2026. Kita juga melakukan koordinasi dengan DLH Klaten dalam mewujudkan impian ini, jangan sampai Estikardo mengecewakan,” ungkapnya.

Sri Widiati menambahkan, segenap komite sekolah, paguyuban orangtua siswa dan para alumni juga dijalin adanya kerjasama yang baik demi mendukung program sekolah yang terbaik. Sekolah yang berada di sisi utara berbatasan dengan wilayah Kecamatan Juwiring ini terus berbenah di berbagai hal.

Untuk penanaman pohon atau tanaman di lingkungan sekolah juga sudah dilakukan dan setiap kelas dikemas dengan berbagai pesan bijak peduli lingkungan, ramah anak, sekolah sehat dan berbudaya. Siswa juga diajarkan tetap menjaga semangat kerukunan atau toleransi dengan memupuk jiwa-jiwa siswa yang memiliki kepekaan dan kepedulian.

Dikabarkan, pada tahun ajaran 2025-2026, Estikardo memiliki jumlah siswa dari kelas 7-9 ada 558 anak, dan khusus siswa kelas 9 ada 199 anak. Pada tahun ajaran 2026-2027, sekolah ini mentargetkan terpenuhi 7 rombongan belajar (rombel) dengan total 224 siswa.

“Segenap sekolah tingkat SMP, termasuk Estikardo, telah menyiapkan diri dalam pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP tahun 2026. Sistem pendaftaran SMP Negeri menerapkan empat jalur utama, yaitu domisili atau zonasi, afirmasi, prestasi, dan perpindahan tugas orang tua. Doakan yang terbaik untuk Estikardo juara,” jelasnya. (Hakim)