Boyolali

DPRD Provinsi Jawa Tengah Dorong Partisipasi Masyarakat melalui Media Tradisional

Boyolali_Poskita.co. Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Ribut Budi Santoso, mendorong peningkatan kualitas kebijakan publik melalui pemanfaatan media tradisional sebagai sarana komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Upaya ini dinilai penting untuk memperkuat partisipasi publik dalam proses penyusunan kebijakan yang lebih inklusif dan berakar pada budaya lokal.


Kegiatan sosialisasi bertema “Peningkatan Kualitas Kebijakan Publik Melalui Media Tradisional” digelar sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keterlibatan warga dalam pembangunan daerah. Acara tersebut menghadirkan berbagai elemen masyarakat, tokoh budaya, pelaku seni tradisional, serta perwakilan komunitas lokal.
Ribut Budi Santoso menyampaikan bahwa media tradisional memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan-pesan kebijakan secara lebih dekat, mudah dipahami, dan sesuai dengan karakter masyarakat di daerah.
“Media tradisional bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga ruang edukasi sosial yang efektif untuk menyampaikan aspirasi dan membangun komunikasi dua arah antara pemerintah dengan masyarakat,” ujar Ribut Budi Santoso.
Menurutnya, pendekatan berbasis budaya lokal mampu memperkuat pemahaman masyarakat terhadap program pemerintah, sekaligus menjadi wadah penyampaian aspirasi secara lebih terbuka. Pemanfaatan seni tradisional seperti pertunjukan wayang, ketoprak, seni tutur, hingga forum budaya dinilai efektif dalam membangun kesadaran publik terhadap isu-isu kebijakan.


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya DPRD Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang partisipatif. Dengan melibatkan media tradisional, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi objek kebijakan, tetapi juga subjek yang aktif memberikan masukan.
Melalui forum ini, DPRD Provinsi Jawa Tengah berharap tercipta sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam menghasilkan kebijakan publik yang responsif, berkeadilan, dan sesuai kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput. (Sarsito)