K3S Kabupaten Klaten Tetap Satu Komando dengan Pimpinan
Keterangan Foto: Ilustrasi gambar warga Klaten rayakan lebaran dengan rebutan grebeg syawalan ketupat di Bukit Sidoguro, Krakitan, Bayat, Sabtu pagi, 28 Maret 2026.
KLATEN, POSKITA.co – Ketua K3S Kabupaten Klaten Lagimin, SPd MPd bersyukur, sebab bulan suci Ramadhan telah dijalankan dengan sebaik-baiknya. Baik guru dan siswa juga bisa menggiatkan kegiatan sekolah selama Ramadhan.
Seiring dengan bulan syawal ini, Lagimin atas nama Ketua K3S Kabupaten Klaten mengucapkan selamat merayakan Idul Fitri 1447 H/2026 M. Idul Fitri sebagai hari kemenangan Umat Islam setelah menjalankan ibadah puasa sebulan penuh.
Wujud bahagia berlebaran, di Klaten banyak yang mengadakan halal bihalal trah atau keluarga, ada juga diwujudkan dengan grebeg syawalan seperti di Bukit Sidoguro, Krakitan, Bayat, dan kegiatan lainnya. Ribuan warga Klaten yang boro atau bekerja di kota besar, pada pulang kampung rayakan lebaran.
Dalam menghadapi tantangan semakin berat, Lagimin mengajak jajaran Kepala SD se Kabupaten Klaten tetap semangat dan tetap berkoordinasi dengan Pimpinan, dalam hal ini Kepala Disdik Klaten dan jajarannya. Program pendidikan tetap bisa berjalan dengan maksimal dan bisa menghasilkan output yang berkualitas.

“Insya Allah minggu kedua April 2026, K3S Kabupaten Klaten akan mengadakan halal bihalal bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten yang rencananya akan dihadiri semua K3S se Kabupaten Klaten. K3S Kabupaten Klaten tentu ada salah dan khhilaf, baik disengaja maupun tidak, kiranya mohon maaf lahir dan batin,” ujar Lagimin yang juga Kepala SDN Jatinom.
Dikabarkan pula, untuk beberapa pekan ini juga sudah digelar halal bihalal yang diadakan Korwil Bidang Pendidikan di tiap Kecamatan. Tradisi halal bihalal ini merupakan tradisi mulia dan banyak bermakna. Selain untuk ajang saling memberi maaf, juga bisa menjadi ajang koordinasi instansi atau Lembaga yang ada.
Lagimin juga menekankan agar, ratusan Kepala SD Negeri yang ada di wilayah Kabupaten Klaten ini bisa mengondisikan jajarannya dalam mendukung program pendidikan yang ada. Termasuk informasi adanya work from home atau work from anywhere.
“K3S Kabupaten Klaten tetap ikut saja apa yang menjadi perintah dari Disdik Klaten, apakah tetap tatap muka, atau mengadakan kebijakan WFA atau WFH. Adanya krisis BBM gara-gara perang di Teluk, setidaknya perlu antisipasi juga,” pesan Lagimin saat dihubungi redaksi, Minggu (29/3/2026) petang.
Semangat kepatuhan atau satu komando dengan kebijakan Disdik Klaten, jelas Lagimin, akan menjadi pemacu semangat dalam bekerja. Terlepas dari gegeran atau perang di Teluk, K3S Kabupaten Klaten juga mengajak para kepala sekolah dan para guru untuk tetap solid, tingkatkan etos kerja dan jalin komunikasi dengan baik.
“Salah satu kunci kesuksesan itu juga karena hidupnya jalinan komunikasi dengan pimpinan. Semangat kepatuhan atau ketaatan dengan kebijakan pimpinan juga tetap dijalankan dengan baik,” jelasnya. (Hakim)

