Boyolali

Titik Nur Aini, Kepala SMAN 1 Karanggede Boyolali Sosialisasi SNBP Tahun 2026

BOYOLALI, POSKITA.co – Untuk memantapkan siswa kelas XII SMAN 1 Karanggede, Boyolali, melanjutkan pendidikan lebih tinggi atau kuliah, Kepala SMAN 1 Karanggede Titik Nur Aini, SSos MPd memberikan pembinaan atau sosialisasi kepada ratusan orangtua di ruang aula sekolah, Rabu (14/1/2026) pagi.

Sekolah yang berada di barat Balai Desa Klari, Kecamatan Karanggede ini, sebagian besar siswa berasal dari Karanggede, Wonosegoro, dan kecamatan lainnya. Materi sosialisasi yang disampaikan terkait Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP. Semua sekolah mulai semester genap 2025/2026 mengadakan sosialisasi SNBP tahun 2026 ini.

SNBP ini, jelas Titik, merupakan system atau jalur masuk diterima kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) tanpa tes tulis. Dan yang menjadi pertimbangan adalah nilai siswa kelas XII SMA/SMK/MA berdasarkan nilai rapor semester 1 hingga 5. Juga ada pertimbangan nilai prestasi akademik atau non-akademik selama di sekolah. Untuk prestasi lomba atau penghargaan kejuaraan semasa siswa sekolah bisa dilampirkan atau dapat nilai juga.

“Sekedar informasi, bahwa program SNBP ini merupakan pengganti program SNMPTN dan memberikan kesempatan kepada siswa unggul untuk diterima masuk PTN secara gratis dengan pertimbangan prestasi. Dan bukan hasil ujian tertulis seperti SNBT dan kuota SNBP ini kuotanya minimal 20 persen dari daya tampung PTN yang ada,” jelas Titik yang tinggal di Klaten.

Setiap siswa dengan direstui orangtua, harus bisa merencanakan masa depan yang terbaik. Jangan sampai setelah nanti lulus dari SMAN 1 Karanggede, ada kendala kebingungan mau melanjutkan kuliah ke mana. Perencanaan matang dan impian bisa diterima di PTN yang ternama juga harus siap bersaing. Saat ini tak mudah bisa diterima kuliah di PTN, tapi kalau punya nilai bagus dan prestasi non akademik, akan lebih termotivasi diterima.

Guru Bimbingan Konseling (BK) SMAN 1 Karanggede, Boyolali, Octavena Melliinda, SPd memberikan penjelasan terkait program SNBP tahun 2026.

Untuk penilaian berbasis prestasi di SNBP, dengan cara melihat nilai rapor dan portofolio prestasi siswa, baik akademik maupun non akademik, untuk seleksi masuk PTN tanpa tes tertulis. Pemerintah menanggung biaya pendaftaran dan seleksi SNBP tahun 2026 alias gratis. Program SNBM ini memang ditujukan bagi siswa berprestasi atau ada bakat, potensi prestasi baik akademik dan non akademik.

“Bagi siswa yang tidak melalui SNBP, bisa melalui program lainnya, yaitu Seleksi Nasional Berbasis Tes atau SNBT yang mengutamakan diterima tidaknya kuliah di PTN dengan melihat hasil tes tulis. Semua tergantung siswanya, jika siswa mempunyai nilai bagus dan prestasi, SNBP menjadi jalur emas masuk PTN tanpa ujian tertulis. Dan benar-benar berdasarkan track record nilai dan prestasi siswa selama sekolah,” pesan Titik mantap.

Diakuinya, menjadi Kepala Sekolah di SMAN 1 Karanggede per tanggal 10 November 2025 yang sebelumnya menjadi Kepala SMA Negeri Gondanglegi, Karanganyar mulai 18 Juli 2023 hingga 10 November 2025. Sebelum menjadi Kepala SMAN Godanglegi, Karanganyar, Titik yang tinggal di Perak Ngingas, Barenglor, Klaten Utara ini, menjadi guru di SMAN 1 Klaten sejak 18 Juli 2002 hingga 18 Juli 2023.

Untuk memotivasi siswa dalam kegiatan sosialisasi SNBP ini, Titik dibantu para wakil Kepala Sekolah serta Octavena Mellinda, SPd (bimbingan konseling). Wakil Kepala Sekolah di SMAN 1 Karanggede ini ada Bidang Humas Gatot Widodo, SPd, Bidang Kesiswaan Slamet Kuncoro, SPd Bidang Kurikulum Muhammad Arifin, SPdI dan Bidang Sarana Prasarana Drs. Tri Sanyata.

Tagline sekolah ini adalah Smansaka Bersinar Bro yang kepanjangannya “SMA Negeri 1 Karanggede, Berkarakter, Elok, Religius, Sehat, Indah, Nyaman, Aman, Rapi, Berprestasi dan Ramah Orang”. Dari pantauan redaksi, lingkungan sekolah penuh dengan pohon rindang dan bunga, serta masjid Al Firdaus yang megah menjadi penyejuk hati keluarga besar sekolah idaman di Karanggede ini.

Terkait jauhnya tugas mengabdi di sekolah ini, Titik mengaku tetap menjalani dengan senang hati, bahagia dan profesional. Setiap hari nglajo atau budal dari Klaten dengan jarak tempuh sekitar 1,5 jam. Setiap pagi melalui jalan perbukitan dengan hamparan sawah luas yang indah di sekitar Simo, Boyolali hingga Karanggede.

Orangtua siswa diberikan kesempatan bertanya seputar program SNBP tahun 2026 di aula sekolah.

“Saya usahakan tiba di sekolah pukul 06.15 WIB dan kia sambut siswa masuk sekolah di depan gerbang dengan penuh doa suka cita. Rutintas sekolah kita jalani dengan penuh syukur, bahagia. Namanya tugas kita sebagai ASN abdi negara, kita laksanakan amanah dan tugas dari pimpinan. SMAN 1 Karanggede ke depannya bisa menjadi sekolah yang hebat, berkarakter dan berprestasi, harapnya.

Untuk sosialisasi SNBP tahun 2026 ini terbagi dua sesi, yaitu sesi pagi dan siang yang per sesi waktunya sekitar 1,5 jam. Untuk sesi pertama disampaikan Titik Nur Aini dan sesi kedua disampaikan Octavena Mellinda. Saat peliputan sosialisasi SNBP, sejumlah siswa sedang berlatih upacara pengibaran bendera dan ada juga yang latihan bernyanyi dalam grup paduan suara.

Total siswa SMAN 1 Karanggede ini ada 949 anak dan kebanyakan siswa lulusan sekolah ini diterima kuliah di UNDIP Semarang, UIN Walisongo Semarang, UIN Salatiga, UNNES (Universitas Negeri Semarang), UMS dan kampus lainnya. Titik berdoa, para alumni tetap membawa baik nama almamater sekolah dan berhasil meraih kesuksesan dunia akhirat. (Hakim)

NB: Foto Kepala SMAN 1 Karanggede, Boyolali, Titik Nur Aini, SSos MPd saat diwawancarai di ruangannya, Rabu (14/1/2026).