Perayaan HUT DWP Dinas Pendidikan Kota Surakarta dan Penyerahan Santunan

Spread the love


Oleh : Sri Suprapti, Sie Publikasi Dharma Wanita
Mengingat pentingnya peran ibu, sudah selayaknya seorang ibu harus mampu beradaptasi dengan perkembangan yang terjadi. Baik perkembangan yang terjadi di bidang sosial, teknologi, kesehatan ataupun bidang lain yang berpengaruh langsung dengan kehidupan keluarga. Untuk itu, Penasehat UP DWP Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dian Rineta ST., M.Si. menyampaikan bahwa Dharma Wanita Dinas Pendidikan Kota Surakarta menyelenggarakan Bazar dalam rangka HUT Dharma Wanita Persatuan ke 23 tahun 2022 pada hari Jum’at tanggal 9 Desember 2022 jam 08.00 -12.00 WIB terdiri dari 10 stand di dalam Aula, 25 stand disayap kanan kiri Aula SMP Negeri 1, jl. MT. Haryono No 4 Surakarta.
Acara HUT Dharma Wanita ke 23 UP DWP Dinas Pendidikan Kota Surakarta yang dibuka oleh Pembawa Acara Widiarti Abi Satoto, SE.,M.Pd. bersama Retno Joko S., S.Pd. dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu Mars DWP yang dipimpin oleh Frikly Hapsari, S.Pd. dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Wiwik Joko Riyanto. Acara selanjutnya laporan Ketua Panitia oleh Yani Purnomo, S.Pd.
Dengan mengambil tema “Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga dan Menguatkan Kembali Usaha Bisnis, Penasehat UP DWP Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dian Rineta ST.,M.Si. ini mengisyaratkan bahwa ketahanan pangan merupakan sebuah kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang dapat tercermin dari ketersediaan pangan yang cukup, baik jumlah, maupun mutunya, aman, merata, dan terjangkau. Perempuan sangat berperan penting pada pemenuhan gizi dan kesehatan keluarga karena di tangan seorang perempuan keputusan diambil dalam hal memilih bahan pangan, mengolah secara sehat, dan menentukan kebutuhan rumah tangga yang ramah lingkungan,
Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga kita diantaranya: 1) Menentukan kebutuhan pangan dengan memperhatikan jumlah anggota keluarga di rumah; 2) Memperhatikan kandungan gizi pangan (Protein, Karbohidrat dan Vitamin); 3) Memastikan ketersediaan sarana-prasarana untuk memasak Mengapa perlu ada usaha mempertahankan ketahanan pangan?
Pertahanan pangan juga sangat penting karena mendukung pertahanan keamanan. Bukan hanya sebagai komoditi ekonomi, pangan merupakan komoditi yang memiliki fungsi sosial dan politik, baik nasional maupun global. Untuk itulah, ketahanan pangan mempunyai pengaruh yang penting terhadap keamanan.
Sebelum acara bazar dimulai, acara perayaan HUT DWP ke 23 dan penggalangan dana untuk bencana Cianjur Jawa Barat ( melalui Solo Peduli) pukul 06.30 WIB – 07.30 WIB senam DWP di Lapangan Basket. Dengan menggunakan pakaian Olahraga ( nuansa merah bawah hitam, jilbab abu-abu). Pukul 08.00 WIB dimulai dengan pembukaan dilanjutkan dengan upacara, sambutan-sambutan, pemotongan tumpeng, penyampaian santunan dan paket sembako.
Sambutan yang pertama oleh Tuan Rumah sekaligus Kepala SMP Negeri 1 Surakarta, Drs. Salim Ahmad menyampaikan bahwa kediatan ini merupakan sesuatu yang luar biasa. Karena kegiatan ini adalh kegiatan yang ada hubungannya dengan kesehatan, dari sehat mewujudkan ketahanan keluarga. Wujud cinta kasih terhadap anak yatim, juga peduli sesama dengan membantu korban bencana alam. Ucapan selamat datang di SMP Negeri 1 Surakarta dan permohonan maaf apabila dari SMP Negeri 1 Surakarta ada kekurangan.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ketua UP DWP Disdik Kota Surakarta, Sri Wahyuni Abdul Haris, ucapan syukur kehadhirat Allah, banyak yang bisa menghadiri HUT DWP. Ucapan terima kasih kepada Kepala SMP Negeri 1 Surakarta, Pengurus DWP yang sudah semangat melakukan kegiatan ini. Dengan tema seperti di atas bertujuan bahwa para anggota DWP diharapkan bisa membantu peran suami sebagai abdi negara, sebagai juru bicara pemerintah yang informal.
Pembukaan bazaar oleh Ketua DWP Dinas Pendidikan, Sri Wahyuni Abdul Haris untuk Penasehat DWP Disdik yang diwakili oleh Abdul Haris Alamsah, S.Pd., M.Pd. dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, pembagian sembako dan pemberian santunan. Acara terakhir adalah berkunjung ke stand bazar.
Ketua DWP Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Sri Wahyuni Abdul Haris Alamsah, memberikan santunan anak yatim melanjutkan program Pengajian. Yang menerima SMP Negeri 19 sampai dengan SMP Negeri 27, Kantor Dinas, TK, SMP Muhammadiyah, K3S UP 1 orang. Pemberian bantuan sembako bagi anggota Dharma Wanita yang membutuhkan setiap UP 1 paket.
Untuk jadwal pengunjung bazar: 1) Pukul 08.00 – 09.00 WIB dari DWP UP SMP Negeri 1 – SMP Negeri 8, K3S Jebres, K3S Banjarsari, 2) Pukul 09.00 – 10.00 WIB DWP UP 19 – SMP N 16, K3S Laweyan, K3S Pasar Kliwon, K3S Serengan, 3) pukul 10.00 – 11.00 WIB DWP UP SMP 17 – SMP N 27, TK, Kantor Dinas, SMP Muhammadiyah.
Acara yang diselenggarakan untuk memperingati HUT DWP, Dian Rineta, ST., M.Si. menghimbau agar meningkatkan penambahan nutrisi pangan. Dan meningkatkan ketersediaan bahan pangan dengan harga yang stabil dan keberlanjutan. Kedua strategi tersebut didukung dengan peningkatan sumber daya manusia untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kemudahan akses pasar. Semoga anggota DWP, sebagai isteri seorang ASN kemanapun dapat menjadi penyeimbang sehingga mendukung suami melakukan budaya kerja tersebut, ikut menjadi motivator.
Disampaikan juga bahwa, sangat dibutuhkan peran Dharma Wanita Persatuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada anggotanya agar bisa melihat dan mengetahui tantangan di depan mata dan perkembangan situasi jaman, Harapannya para anggota DWP agar dapat memberikan dorongan dan kontribusi kepada suami agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
Acara HUT Dharma Wanita ke 23 UP DWP Dinas Pendidikan Kota Surakarta, ditutup dengan kunjungan stand bazaar oleh Penasehat UP DWP Dinas Pendidikan Kota Surakarta beserta rombongan. **