Bangkitkan UMKM Lokal, Mahasiswi KKN-T MBKM UNISRI Adakan Pendampingan Branding dan Repacking Produk pada UMKM Gethuk Pak Wo Blangkon

Spread the love

KARANGANYAR, Poskita.co – Kuliah Kerja Nyata Tematik-Merdeka Belajar Kampus (KKNT- MBKM) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta Kelompok 01 diampuh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bapak Dr. Hudi S.E, M.M. melaksanakan KKN di Desa Botok, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar menyelenggrakan pendampingan branding dan repacking produk pada UMKM Gethuk Pak Wo Blangkon.

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal merupakan salah satu penggerak roda perekonomian di Indonesia. UMKM sendiri merupakan usaha individu maupun badan usaha yang melakukan kegiatan ekonomi untuk mendapatkan profit. UMKM merupakan salah satu sasaran pemerintah dalam pertumbuhan ekonomi khususnya era pandemi sekarang. “Untuk mampu bertahan dan bertumbuh, sebuah UMKM harus mampu membranding produk ataupun jasa mereka” papar Maria Vianey kepada Poskita.co.

Salah satu UMKM lokal dari Desa Botok yang cukup terkenal, yakni Gethuk Pak Wo Blangkon. Gethuk merupakan makanan tradisional terbuat dari singkong yang harus dilestarikan hal ini sejalan dengan visi penjualan Gethuk pada UMKM tersebut. Produk gethuk ini harus dibranding dengan tepat sasaran.

“Branding dan repacking merupakan kegiatan yang bertujuan meningkatkan citra sebuah produk. Latar belakang dari kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan UMKM lokal sehingga meningkatkan profit.” Ujur Maria Vianey. Merespon pentingnya kegiatan branding dan packing pada UMKM, kelompok 01 berkolaborasi dengan UMKM Gethuk Pak Wo Blangkon melakukan pendampingan khususnya menanggapi permasalahan packing frozen food yang dialami. Kegiatan pendampingan ini dimulai pada 18 Agustus 2022 yang diawali survey dan berakhir pada tanggal 26 Agustus 2022.

“Dengan diadakan pendampingan ini, harapannya bisa bermanfaat sehingga UMKM Gethuk Pak Wo Blangkon dapat memperbesar pangsa pasar dan profit, serta jenis produk jajanan tradisional tetap mampu bertahan dan berkembang” ujar Maria Vianey.

Cosmas