Peningkatan Kreativitas Anak Menggunakan Media Bahan Bekas di TK Jatiroyo 04 Sambirejo Kelurahan Jatiroyo Kecamatan Jatipuro Kabupaten Karanganyar

Spread the love

ARTIKEL POPULER

Oleh : Tri Utami. S. Pd
TK Jatiroyo 04 Sambirejo Kelurahan Jatiroyo Kecamatan Jatipuro Kabupaten Karanganyar

Masa pandemi covid-19 menimbulkan dampak terhadap pelaksanaan kegiatan pembelajaran. Sehingga kegiatan belajar harus dilaksanakan pembelajaran jarak jauh baik secara luring maupun daring. fenomena PJJ yang terjadi TK Jatirogo, anak-anak tampak lebih tertarik pada aktivitas motorik. Keadaan ini sesungguhnya dapat menggantikan permainan imajinatif yang lebih mengembangkan kemampuan berfikir kreatif anak. Termasuk dalam kegiatan seni menggambar, anak kurang berani dalam mengembangkan ide dan kreativitasnya. Dan lebih cenderung meniru kegiatan teman atau contoh dari guru. Apalagi dengan kondisi sekolah yang kurang strategis dan berada di tengah perkebunan. TK Jatirogo terletak bersebelahan dengan gedung SD. Latar belakang wali murid TK Jatirogo sebagian besar bekerja sebagai petani.
Menurut penulis, beberapa hasil pengamatan kegiatan anak didik selama pembelajaran daring dirasa kurang maksimal dalam meningkatkan kreatifitas anak didik. Terlihat ketika kegiatan membuat hasil karya anak didik cenderung meniru apa yang dilihat atau di buat oleh guru, Sehingga kreativitas anak didik kurang berkembang maksimal. kegiatan seni kreativitas yang diberikan guru kurang sesuai dengan minat anak, karena lebih sering menggunakan lembar kegiatan seperti mewarnai, menempel, men cap, sehingga kurang memotivasi anak dalam melalukan kegiatan, dengan tingkat perkembangan anakAtas kondisi tersebut penulis membuatkan kegiatan belajar menggunakan media bahan bekas yang ada di sekitar anak. Untuk meningkatkan kreativitas anak didik.
Kreativitas adalah bentuk aktivitas imajinatif yang mampu menghasilkan sesuatu yang bersifat orisinal, murni, asli dan bermakna (Anna Craft, 2004). Menurut Anna Craft 2004 pikiran berdaya adalah titik utama kreativitas, sementara kreativitas itu sendiri masih menurut Anna Craft adalah bentuk yang secara sekaligus mencakup multiple intellegency sebagaimana dimaksud oleh Howard Gardner (Anna Craft, 2004).
Abraham Maslow (1908-1970) Maslow membedakan antara kreativitas aktualisasi diri dan kreativitas talenta khusus • Kreativitas talenta khusus Memiliki bakat atau talenta kreatif luar biasa. Bisa menunjukkan aktualisasi diri yang baik, bisa juga tidak • Kreativitas aktualisasi diri sehat mental, hidup sepenuhnya dan produktif, dan cenderung menghadapi semua aspek kehidupannya secara fleksibel dan kreatif.
Penulis merasa pentingnya Memupuk Kreativitas Sejak Dini, karena dengan berkreasi orang dapat mewujudkan (mengaktualisasikan) dirinya dan perwujudan/aktualisasi diri merupakan kebutuhan pokok pada tingkat tertinggi dalam hidup manusia (Maslow 1967 :115). Kreativitas merupakan manivestasi dari individu yang berfungsi sepenuhnya. Juga dapat berfikir kreatif sebagai kemampuan untuk melihat bermacam-macam kemungkinan penyelesaian terhadap suatu masalah (Gail Ford, 1967).
Penulis menggunakan Media Bahan Bekas. Media bahan bekas yang masih jarang digunakan dalam kegiatan pembelajaran membuat anak lebih tertarik dalam kegiatan,sehingga mampu mengembangkan minat dan kreativitas anak. Upaya peningkatan kreativitas anak dapat diatasi dengan menggunakan media bahan bekas yang lebih variatif. Kegiatan yang dilakukan dengan bahan bekas antara lain Menggunting kardus bekas membuat suatu bentuk, Membuat tsuatu bentuk dan hiasan dari kardus sabun, Menggunting, mewarnai serta menempel membuat suatu bentuk dari macam-macam bahan bekas seperti kardus bekas, tutup botol, botol bekas, kancing bekas. Melalui kegiatan tersebut kreatifitas anak didik semakin berkembang secara maksimal selama BDR (Belajar dari Rumah).

Editor: cosmas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *