Beradu Best Practise, 6 Guru dan Kepala SMP di Klaten Raih yang Terbaik

Spread the love

KLATEN, POSKITA.co – Akhirnya ada 6 Kepala SMPN dan 6 guru SMPN hadir mengikuti ujian best practise sebagai bagian dari seleksi lomba guru dan kepala SMP Berprestasi Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Klaten tahun 2021 yang digelar di SMK Muhammadiyah 2 Klaten, Jumat (12/3/2021).

Hal ini dibenarkan Panitia seleksi, Suyana, SPd MM kepada wartawan saat ditemui di sela-sela lomba. Sebelumnya Disdik Klaten mengadakan seleksi guru dan kepala SDN pada 9 Februari 2021, tingkat TK pada 11 Februari 2021 dan tingkat SMP pada 18 Februari 2021.

“Untuk lomba seleksi guru dan kepala sekolah berprestasi ini tetap rutin diadakan setiap tahun. Kita ikuti ajuan pada DAK terkait kegiatan seleksi guru dan kepala sekolah berprestasi,” jelas Suyana.

Dewan penguji atau penilai seleksi guru dan kepala SMP berprestasi tahun 2021 ini ada empat orang, yaitu Wasana SPd MPd (Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdik Klaten), Drs. Giri Susanto MPd (Pengawas SMP), Dra. Sri Suharni, MPd (Kepala SMPN 1 Klaten) dan Harjono, SPd SIP MSi (Pengawas SMP),

Enam guru SMP yang ikut seleksi ini ada Tonang Juniarta, SPdKOr, MPdOr (guru SMPN 1 Klaten), Eko Widodo, SPd MPd (SMPN 1 Cawas), Suparno, SPd (SMPN 1 Ceper), Rustam Hadi, SPd (SMPN 1 Trucuk), Drs. Moch Shodiq, MPd (SMPN 6 Klaten) dan Murni Supatmi SPd (SMPN 4 Delanggu).

Sedang untuk Kepala SMP yang ikut seleksi 6 besar, ada H. Mulyadi, SPd MPd (SMPN 2 Delanggu), Anik Ariastuti, SPd MPd (SMPN 2 Karangnongko), Gumawang Setiyanto, SPd MPd (SMPN 5 Klaten), Subari, SPd MPd (SMPN 2 Trucuk), Sundari, MPd (SMPN 2 Manisrenggo), dan Kus Indratna SPd (SMPN 3 Trucuk).

Kepala SMPN 2 Karangnongko Anik Ariastuti, SPd MPd sedang tunjukkan best practisenya kepada wartawan.

Anik Ariastuti, SPd MPd, mengaku persiapan ikut seleksi Kepala Sekolah berprestasi SMP ini sejak awal bulan Februari 2021. Pengumuman seleksi 6 besar disampaikan Kepala Disdik Klaten Dr. Wardani Sugiyanto, MPd pada Senin (8/3). Sehingga para guru dan kepala SMP yang lolos masuk harus berjibaku siapkan best practise.

“Kami mendukung saja program seleksi Guru dan Kepala Sekolah Berprestasi ini. Tujuannya kan baik, seperti dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan. Juga mengangkat harkat dan martabat guru sebagai profesi yang mulia,” ungkap Anik Ariastuti.

Kepala SMPN 2 Manisrenggo Sundari, MPd juga berpendapat sama. Kegiatan ini tetap bermanfaat mengukur kemampuan dan peningkatan kualitas guru itu sendiri. Dulu seleksi tingkat SMP ada 58 guru dan 12 kepala SMP. Dan akhirnya hanya ada 6 guru dan kepala sekolah yang masuk ikut ujian best practise.

“Meskipun harus nglembur bikin best practise sesuai kegiatan di sekolah, best practise ini jadi tolak ukur juga dari sebuah kemajuan dan perkembangan sekolah,” jelas Sundari. (Hakim)

Caption Foto HL:
Sundari, MPd, Kepala SMPN 2 Manisrenggo saat persiapan mengikuti uji paparan best practise, Kamis (12/3).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *