Penggunaan Teki-teki Silang Mapel Geografi  di SMA N 1 Nguter

Spread the love

oleh: Agus Setyadi, S.Si

SMA Negeri 1 Nguter Kab Sukoharjo

adiraya55@gmail.com

 

Di masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) sejak pertengahan Maret 2019 sudah mempengaruhi berbagai adaptasi baru di berbagai bidang. Salah satunya adalah dunia pendidikan di Indonesia mulai dari tingkat dasar, menengah dan Pendidikan Tinggi juga mengalami adaptasi baru dalam melaksanakan proses pembelajaran.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19 yang memperkuat Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (Covid-19). Dalam surat edaran ini disebutkan bahwa tujuan dari pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) adalah memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan selama darurat Covid-19, melindungi warga satuan pendidikan dari dampak buruk Covid-19, mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 di satuan pendidikan dan memastikan pemenuhan dukungan psikososial bagi pendidik, peserta didik, dan orang tua (https://www.kemdikbud.go.id).

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ),  Belajar Dari Rumah (BDR) istilah yang sering kita dengar dan tidak asing di dalam dunia Pendidikan.  PJJ  atau BDR  merupakan metode belajar di masa pandemi COVID-19. Selama proses pelaksanaan PJJ atau BDR yang sudah terlaksana lebih kurang 11 bulan terkadang menimbulkan kejenuhan bagi peserta didik dalam mengikuti PJJ sehingga partisipasi dalam PJJ akan menurun. Oleh karena itu guru harus memiliki suatu inovasi dan kreatifitas untuk menghilangkan kejenuhan selama dalam PJJ di masa pandemi.

Pembelajaran PAIKEM adalah model pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan yang dapat digunakan dalam Pembelajaran Jarak Jauh.  PAIKEM adalah sebuah pembelajaran yang memungkinkan peserta didik untuk mengerjakan kegiatan yang beragam dalam rangka mengembangkan keterampilan dan pemahamannya, dengan penekanan peserta didik belajar sambil bekerja, sementara guru menggunakan berbagai sumber dan alat bantu belajar (termasuk pemanfaatan lingkungan), supaya pembelajaran lebih menarik, menyenangkan dan efektif (Masitoh, 2009).

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembaharuan dalam pemanfaatan hasil-hasil teknologi dalam proses belajar. Multimedia bisa digunakan sebagai media pendidikan yang dapat diandalkan.  Dalam kita mengajar dengan metode PJJ atau BDR ini guru harus kreatif, inovatif dan menyenangkan ini adalah kata kunci agar tujuan pembelajaran dapat tercapai  dapat juga di kemas dalam suatu bentuk game atau suatu permainan. Teka-teki silang salah satu inovasi yang kreatif yang dapat digunakan untuk melaksanakan proses pembelajaran karena dalam Teka-teki Silang  ada pertanyaan dan game yang dapat menimbulkan rasa penasaran dan juga tantangan sehingga tidak bersifat monoton dan tidak menjemukan bagi siswa. pembelajaran menggunakan Teka-Teki Silang.

Menurut Radili (2012:2), teka-teki silang (Crossword Puzzle) ini sangat cocok diterapkan pada materi yang bersifat teori yang berbentuk pengenalan suatu alat maupun nama-nama asing karena dalam pembelajaran ini siswa dilatih untuk mengingat, memahami serta mencocokkan kata sesuai nama dan fungsi alat tersebut, Cahyo dalam Radili (2012: 2) yaitu pada dasarnya, teka-teki silang merupakan kegiatan mengingat, mencari dan mencocokkan kata yang pas tidak hanya sesuai dengan jawabannya, tetapi juga jumlah kotak yang disediakan. Teka-teki silang merupakan jawaban singkat yang di tata dan diatur letak atau lay outnya sedemikian rupa sehingga outputnya berupa konfigurasi dari jawaban.

Teka-teki silang digunakan untuk pembelajaran kreatif dan inovatif mapel geografi kelas XI semester 2 di SMA Negeri 1 Nguter Kabupaten Sukoharjo pada materi ketahanan pangan, industri dan energi dimana pada materi tersebut meliputi potensi – potensi di Indonesia seperti pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan yang merupakan ketahanan pangan, industri dan energi, dan bersifat pengetahuan umum dan memiliki cakupan yang luas dan tidak terbatas pada materi pelajaran saja. Sehingga dapat mengasah pengetahuan dan wawasan peserta didik dalam mempelajari materi ketahanan pangan, industri dan energi.

Dalam membuat teka-teki silang, sekarang tidak lagi dibuat secara manual akan tetapi dengan kemajuan teknologi dan informatika kita dapat memanfaatkan berbagai software atau applikasi yang free dari penyedia layanan. Software yang dapat kita manfaatkan untuk membuat teka-teki silang ada yang online ada juga yang dapat didownload kemudian diinstall pada perangkat PC atau Laptop, bahkan tersedia juga aplikasi yang dapat berkerja pada smartphone. Adapun jenis software untuk membuat teka-teki silang antara lain Ecklipcrossword,  Crossword Forge, Kurupira Crossword, Puzzlemaker.

Editor: Cosmas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *