Meski UNBK Masih Berlangsung, Sebagian Siswa SMK Kristen 5 Klaten Diterima di Industri

Spread the love

KLATEN, POSKITA.co – Sejumlah 305 siswa kelas XII SMK Kristen 5 Klaten dalam lima jurusan, yaitu TOKR (Teknik Otomatif Kendaraan Ringan), TAV (Teknik Audio Video), TPBO (Teknik Perbaikan Body Otomotif), TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan) dan TBSM (Teknik Bisnis dan Sepeda Motor), mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin-Kamis, 25-28 Maret 2019.

Kepala SMK Kristen 5 Klaten, Drs Putut Kustriatmo MPd, kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu siang (27/3), menyatakan, ada 4 ruang UNBK per hari tiga sesi. Dengan didukung 123 unit komputer, baik PC maupun laptop, siswa kelas XII SMK Kristen 5 Klaten atau SMK Krisma, merasa nyaman.

“Selama pelaksanaan UNBK, tidak ada kendala dan semua berjalan lancar. Untuk antisipasi listrik padam, panitia telah menyediakan sebuah genset. Kita tidak tahu, hanya antisipasi saja jika ada kejadian luar biasa atau listrik padam,” ujar Putut yang telah mengabdi 11 tahun di SMK Kristen 5 Klaten.

Untuk memudahkan koordinasi pelaksanaan UNBK tingkat SMK di Klaten, maka dibentuk 4 posko UNBK. Hal ini, kata Putut, untuk memudahkan koordinasi sekolah yang ada di bawah pantauan atau monitoring UNBK SMK negeri maupun swasta. Jika ada sesuatu masalah, bisa dengan cepat diatasi atau problem solving.

Sekretariat Posko 01 ada di SMKN 1 Klaten, sekreatriat posko 02 ada SMKN 4 Klaten, sekretariat posko 03 ada di SMKN 3 Klaten dan sekretariat posko 04 ada di SMKN 1 Trucuk. Untuk posko 03 ada 11 SMK, antara lain SMKN 2 Klaten, SMKN 3 Klaten, SMK Kristen 5 Klaten, SMK Muh 3 Klaten Utara, SMK Leonardo, SMK Nasional, SMK Muh 2 Wedi, SMK Petrus Kanisius, SMK Tunggal Cipta, SMK Bina Patria Bangsa dan SMK Widya Kusuma.

Ruang UNBK SMK Kristen 5 Klaten dalam kondisi tertutup ber-AC dan selain pengawas dilarang masuk.

Putut yang juga Sekretaris Posko 03 menambahkan, untuk pelaksanaan UNBK tetap ada evaluasi, seperti rasio perbandingan jumlah alat dengan jumlah siswa, kelayakan alat untuk UNBK, adanya ketersediaan genset dan lainnya. Kalau ruang UNBK, sebaiknya ber-AC, hal ini akan menambah semangat siswa dalam pengerjaan UNBK.

“Harapan kami, siswa lulusan SMK Kristen 5 Klaten bisa diterima di sejumlah perusahaan industri, meskipun saat ini masih mengikuti UNBK. Setidaknya ada 25 persen siswa sudah mendaftarkan di sejumlah perguruan tinggi dan perusahaan atau industri. Ada yang sudah mendaftar dan tinggal mengikuti tes seleksi masuk di PT maupun industri. Untuk keamanan selama UNBK, ada jam piket guru bersama penjaga malam,” tegas Putut. (Aha)

Caption Foto HL:
Kepala SMK Kristen 5 Klaten, Putut Kustriatmo saat tunjukan ruang ujian pelaksanaan UNBK, Rabu siang (27/3). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *