Pemkab Klaten Terima Penghargaan Akuntabilitas Kinerja Kategori B

Spread the love

KLATEN (poskita.co) – Pemerintah Kabupaten Klaten baru saja menerima Penghargaan Akuntabilitas Kinerja Kategori Baik Tahun 2018.

Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani di Makasar Selasa (19/2) yang diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafrudin.

Pemkab Klaten akhirnya meraih penilaian Akuntabilitas Kinerja dengan kategori B atau kategori baik setelah dilakukan evaluasi terhadap kinerja 615 instansi pemerintah baik kementerian/lembaga, provinsi dan kabupaten/kota oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) tahun 2018.

Kepala Bagian Organisasi Setda Klaten, Bambang Sujarwo, (Rabu, 20/02/19), menjelaskan Pemkab Klaten membentuk tim SAKIP untuk mempersiapkan data dan dokumentasi yang dibutuhkan dalam penilaian. “Tim yang terdiri Inspektorat, Bagian Organisasi, Bappeda dan OPD terkait di bawah koordinasi Sekretaris Daerah dan para Asisten Setda yang bekerja keras termasuk berkomunikasi dengan Kemenpan dan RB ke Jakarta,” ujarnya.

Untuk mendapatkan predikat tersebut menurut Bambang Sujarwo tidak seperti membalikkan kedua telapak tangan dan membutuhkan kerja keras.

Alhamdulillah tahun 2018, nilai akuntabilitas kinerja Pemkab Klaten memperoleh nilai B atau baik. Tidak mudah untuk naik peringkat itu” ujarnya kagi.

Dijelaskan bahwa selama penilaian, Pemkab Klaten diharuskan melengkapi Lembar Kerja Evaluator alias LKE termasuk tindak lanjut kepada 12 OPD sebagai sampel. Setelah dilakukan evaluasi oleh Kemenpan dan RB, Pemkab Klaten memperoleh skor 60,33 atau masuk kategori B (baik) dibandingkan tahun sebelum dengan skor 53,01 atau kategori  C.

Terkait tindak lanjut pasca penilaian akuntabilitas kinerja 2018, Pemkab Klaten masih punya pekerjaan rumah. Langkah yang akan ditempuh selanjutnya menurut Bambang Sujarwo dengan menerapkan budaya kerja, aplikasi menejemen kinerja secara bertahap berdasar prioritas, meningkatkan kualitas indikator kinerja sasaran strategis, mencermati ulang rencana aksi, meningkatkan kualitas cascading, peningkatan kualitas pengawasan internal dan menyempurnakan penyajian informasi laporan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (Moch. Isnaeni)

Caption Foto:
Hj. Sri Mulyani foto bersama dengan Asisten Deputy Kemenpan Agus Uji (berjas) dan Dirut Pupuk Kaltim usai menerima penghargaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *