Hadapi UN Tahun 2019, MKKS SMP Klaten Gelar Bedah SKL

Spread the love

KLATEN, POSKITA.co – Dalam upaya meningkatkan kualitas kelulusan siswa tingkat SMP,  maka Musyawarah Kelompok Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Klaten bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Klaten mengadakan bedah standar kompetensi lulusan (SKL) di aula SMPN 6 Klaten, Minggu pagi (6/1/2019).

Ketua MKKS SMP Klaten yang juga tuan rumah agenda bedah SKL SMP tahun 2019, Wiyarto SPd, mengatakan, jumlah peserta ada 520 orang yang terbagi dalam 5 mata pelajaran. Untuk Bahasa Indonesia, Biologi dan Fisika lokasi bedah SKL di SMPN 6 Klaten.

Lokasi bedah SKL bidang studi matematika di SMPN 1 Klaten dan bedah SKL Bahasa Indonesia ada di ruang kelas SMPN 4 Klaten. Kebetulan ketiga sekolah ini berdampingan dan usai mengikuti sesi pembukaan, para guru peserta bedah SKL langsung menuju ruang sesuai bidang studinya.

“Bedah SKL ini digelar setiap tahun ajaran dan kali ini ada 520 guru bidang studi. Salah satu tujuannya agar para guru bidang studi bisa saling memahami atau mengerti materi soal yang dibahas lewat bimbingan pemateri dari Puspendik Jakarta. Peserta ini berasal dari 65 SMP Negeri dan 30-an SMP swasta,” jelas Wiyarto.

Sementara Plt Kepala Dinas Pendidikan Klaten, Sri Nugroho SIP MM mengatakan, karena ujian nasional semakin dekat, maka sejak dini untuk mempersiapkan UN dengan sebaik-baiknya. Bedah SKL ini telah berjalan secara rutin di setiap mendekati akhir tahun pelajaran.

Bahkan, tanpa diperintah, segenap orang tua telah mendelegasikan kegiatan belajar kepada sekolah ataupun lembaga bimbingan belajar, sejak siswa naik kelas 9 agar diberikan pemadatan atau tambahan materi pelajaran.

Perhatian dan segenap perjuangan para guru dalam menghantarkan siswa sukses dalam menempuh UN, merupakan dambaan para orang tua. Maka dengan adanya bedah SKL ini akan semakin memotivasi para guru dalam menularkan ilmu dengan sering mengkaji atau membahas soal-soal UN.

Ada 121 guru peserta bedah SKL Bahasa Indonesia sedang antusias mencatat penjelasan dari pemateri.

“Disdik Klaten tetap menyambut baik dan mendorong agar segenap guru bisa memanfaatkan agenda bedah SKL ini. Apa yang disampaikan para pemateri benar-benar diperhatikan. Dan endingnya kelulusan siswa SMP nantinya juga membanggakan,” pesan Sri Nugroho.

Dalam bedah SKL ini ada 5 pemateri dari Puspendik Jakarta, yaitu Listyo Susilowati (materi Bahasa Indonesia), Amin Siswadi (Bahasa Inggris), Muhammad Ridlo (matematika), Bambang Kulub Kamto (IPA- Biologi) dan Sapto Riyadi (IPA-Fisika).

Wiyarto menambahkan, agenda bedah SKL dilakukan selama 5 jam dan di luar jam pelajaran. Dan UN akan digelar selama 4 hari, 22-25 April 2019 atau setelah agenda pesta demokrasi pileg dan pilpres. Agenda bedah SKL SMP ini, harapnya, jadi pemacu semangat para guru menuju kesuksesan UN tahun 2019. (Aha)

Caption Foto HL:
Ketua MKKS SMP Klaten, Wiyarto SPd, sedang sampaikan penjelasan maksud diadakannya bedah SKL. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *