Warga Muda Sadon Gelar Deklarasi No Dolan dan Go Green Village

Spread the love

BOYOLALI, POSKITA.co – Memanfaatkan libur akhir tahun dengan agenda kegitan positif berupa gerakan go green menuju green village. Para muda warga di Kampung Sadon menggelar acara meriah berupa pembagian tanaman serta deklarasi Sadon sebagai Kampung Wajib Belajar. Deklarasi wajib belajar disosialisasikan dengan pamflet No Dolan – No Hp dan No TV pada jam yang telah ditentukan.

Acara yang digelar para pemuda di Kampung Sadon ini berlangsung pada Minggu, 23 Desember 2018. Ratusan warga tampak antusias mengikuti kegiatan yang digelar pada masa libur akhir tahun ini.

Agro sebagai ketua panitia kegiatan bertitel “Sadon Sehat” ini menjelaskan, aksi para muda yang digelar kali ini terasa berbeda dari biasanya. “Kalo biasanya kegiatan para muda hanya berkisar kepada acara sinoman saja, kali ini kita ingin wujudkan kampung kita menuju kampung hijau atau green village. Kita juga ajak anak-anak di sini semakin pintar dengan deklarasi wajib belajar setiap petang hingga malam. Semua untuk kebaikan kampung Sadon,” tandas Agro kepada poskita.co di lokasi kegiatan,  Minggu (23/12/2018).

Kampung Sadon sendiri secara geografis berada di ujung timur laut Kabupaten Boyolali yang berbatasan dengan Sadon, Gondangrejo, Karanganyar. Kampung yang saat ini terus berkembang karena berada tak jauh dari RSUD Ngipang Kadipiro Solo ini, berada di Desa Sawahan Kecamatan Ngemplak, Boyolali.

Menurut Agro, sedikitnya 500 tanaman siap dibagikan kepada warga dalam kegiatan go green menuju Sadon Green Village. Selain pembagian tanama, juga digelar jalan sehat serta deklarasi wajib belajar oleh anak-anak pelajar.

“Semua ini juga kita kaitkan dengan usia karang taruna New Prodasa 45 yang ketiga,” ujar Agro.

Sementara apresiasi terhadap kiprah positif para muda ini datang dari para tokoh masyarakat seperti Kades Sawahan hingga para tokoh kampung. Edi Prasetyo sebagai tokoh di Kampung Sadon merasakan dampak positif atas kiprah para muda.

“Kita yang senior harus memberi dukungan kepada aksi mereka,” ujar Edi Prasetyo.

Edi Prasetyo juga turut bersyukur, karena Kampung Sadon saat ini memiliki sumur artesis yang diresmikan saat berlangsungnya kegiatan para muda kali ini. Kini setapak demi setapak Kampung Sadon berkembang lebih sejahtera atas kiprah positif seluruh warga terutama para mudanya. (Udi H. Djamil)

Caption Foto:
Deklarasi para muda Kampung Sadon yang tergabung dalam New Prodasa 45 di Sadon, Sawahan, Kec. Ngemplak, Boyolali pada Minggu (23/12/2018). Acara bertitel Sadon Sehat ini digelar dengan kegitan Jalan Sehat – Deklarasi Wajib Belajar – Gerakan Go Green menuju Green Village – Peresmian Sumur Artesis serta panggung hiburan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *