Kawanan Pencuri Gasak 33 Komputer SMPN 2 Juwiring, Kerugian Rp 101 Juta

Spread the love

KLATEN, POSKITA.co – Kawanan perampok beraksi di wilayah Klaten. Tak main-main, kali ini korbannya SMPN 2 Juwiring, Klaten, yang masuk wilayah Desa Mrisen. Ada 33 unit komputer berhasil digondol tanpa sepengetahuan penjaga, Kamis dini hari (20/12/2018).

Kepada wartawan, Kepala SMPN 2 Juwiring Qohdari SPd, mengaku sangat bersedih atas hilangnya 33 unit komputer ini. Qohdari telah melaporkan kejadian pencurian komputer ini ke Polsek Juwiring Kamis pagi dan langsung olah TKP (tempat kejadian perkara).

“Aksi pencurian ini diketahui oleh istri penjaga sekolah, Ibu Parmin, yang sedang menyapu lantai sekitar jam 05.30 WIB. Dan Bu Parmin langsung memberitahukan ke kami. Bu Parmin melihat pintu lab komputer sudah terbuka dan seluruh isinya ludes diambil si pencuri dan pintu ruang guru juga sudah terbuka,” ujar Qohdari.

Kondisi pintu lab komputer telah dirusak dengan menggunakan alat berat, sebab ada gembok besi yang patah dan pintunya juga dirusak pelaku. Pencuri mengambil 32 komputer di lab komputer dan 1 unit lagi di ruang guru.

Sejumlah CPU dibuang di sekitar sekolah dan harddisknya diambil pencuri.

SMPN 2 Juwiring yang biasa disebut Esjuda ini, ke depan mengalami kesulitan dalam persiapan mengawal siswa kelas 9 yang ujian nasional semakin dekat. Dan Januari 2019 mendatang ada latihan pengerjaan naskah soal UNBK dan April 2019 mendatang ada UNBK.

“Kami benar-benar terpukul atas kejadian ini, pelaku diduga lebih dari 1 orang dan saat ini sedang ada penyelidikan pihak aparat. Sebagai tetenger atau tanda, komputer kami yang dicuri ini ada file SMPN 2 Juwiring atau Esjuda. Kerugian kami ada Rp 101.400 juta. Semoga kasus ini bisa terkuak, siapa pencurinya,” harap Qohdari yang baru saja menjabat sebagai Kepala Esjuda sejak 22 November 2018. (Aha)

Caption Foto:
Ruang Lab Komputer SMPN 2 Juwiring mosak-masik, seluruh komputer diambil pencuri, Kamis dini hari (20/12/2018).