1.190 Tenaga GTT/PTT Kategori II  Klaten Terima  Program Peningkatan Kesejahteraan

Spread the love

KLATEN POSKITA.Co – Sebanyak 1.190 orang tenaga Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten  menerima penyerahan dana program peningkatan kesejahteraan Rabu (28/11) di Gedung Al-Mabrur komplek RSI Klaten.

Mereka para tenaga GTT/PTT menerima  program peningkatan kesejahteraan Rp 3,6 juta per orang per tahun dan tidak dipotong pajak baik Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh).

Pelaksana Tugas (PLt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, Sri Nugroho, SIP, MM dalam laporannya mengatakan,  penyerahan program peningkatan kesejahteraan bagi GTT/PTT Kategori II berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 20 Tahun 2018 dan Peraturan Bupati (Perbup) Klaten Nomor 30 Tahun 2018 serta menindaklanjuti program Bupati Klaten untuk peningkatan kompetensi guru sebagai profesi pendidik.

“Di Kabupaten Klaten ini  untuk program pendidik masih kekurangan sekitar 4.600 guru atau tenaga pendidik,” ujar Sri Nugroho.

Oleh karena itu dalam kesempatan tersebut Sri Nugroho menyampaikan terimakasih kepada GTT/PTT Kategori II yang secara iklas mengabdi sebagai guru dan Dinas Pendidikan Klaten terus berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan guru GTT/PTT di Klaten.

Sri Nugroho meminta agar para tenaga GTT/PTT terus meningkatkan pengabdiannya ikut serta mencerdaskan bangsa.

“Kami berharap ada  upaya peningkatan kesejahteraan GTT/PTT dan agar kiranya GTT/PTT selalu tegak lurus mendukung program Bupati Klaten,” ujarnya lagi.

Ketua Paguyuban GTT/PTT Kategori II Kabupaten Klaten, Hasanudin yang bertugas sebagai guru SMP di Manisrenggo pada kesempatan tersebut juga menyampailkan terimakasih kepada Bupati Klaten Hj Sri Mulyani yang telah menyalurkan dana program peningkatan kesejahteraan guru GTT/PTT.

“Ke depan, diharapkan semoga Bupati Klaten untuk tahun 2019 agar berkenan mengalokasikan honor bagi GTT/PTT sesuai Upah Minimum Regional  (UMR) sebagaimana di Kabupaten lain,” harap Hasanuddin.

Sementara itu Bupati Klaten Hj Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan, pendidikan merupakan salah satu strategis  pembangunan paling utama bagi bangsa ini. Pasalnya, dari pendidikan yang baik dan bermutu, akan bisa melahirkan generasi yang siap mengantarkan bangsa ini pada masa depan yang gemilang dan hal ini merupakan tantangan besar yang harus ditanggung oleh seluruh komponen bangsa khususnya stakeholder bidang pendidikan.

“Peningkatan profesionalitas dari segenap stakeholder pendidikan merupakan hal yang mutlak untuk terus diupayakan dan harus dipahami bahwa peningkatan kapasitas, kompetensi dan profesionalitas tidak bisa dihasilkan secara instan, namun perlu program, kapasitas dan kebijakan yang integral, terencana dan berkelanjutan,” kata Sri Mulyani.

Lebih lanjut dikatakan bahwa dalam menghadapi era globalisasi tentunya akan ada persaingan ketat dan untuk itu kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) akan dihasilkan melalui sistem penyelenggaraan  pendidikan bermutu.

“Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap merupakan komponen yang turut menentukan bagi keberhasilan bidang pendidikan,” katanya lagi.

Penyerahan dana program peningkatan kesejahteraan bagi guru GTT/PTT dilakukan secara simbolis kepada perwakilan GTT dan PTT dan turut mendampingi Bupati Klaten Hj Sri Mulyani pada kegiatan tersebut antara lain Sekda Klaten Drs H Jaka Sawaldi MM, Asisten I Sekda dr Rony Roekmito, MKes, Asisten III Sekda H Sri Winoto serta sejumah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Klaten. (Moch.Isnaeni)

Caption Foto:
Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani saat memberikan sambutan dan sejumlah tenaga GTT/PTT usai menerima Program Peningkatan Kesejahteraan bagi GTT dan PTT. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *