Pentas Wayang Kulit Rutin Digelar di Bangsal Sri Sidomulyo Pandanan

Spread the love

KLATEN (poskita.co) – Sudah menjadi tradisi rutin bulan Muharram atau Suro, ada gelaran pentas wayang kulit di bangsal Sri Sidomulyo, Pandanan, Soropaten, Karanganom, Klaten. Seperti Kamis malam lalu (20/9/2018), digelar pentas wayang kulit dengan dalang Ki Kasino Pansoyo dengan lakon Bharata Yudha Jaya Binangun.

Sri Nugroho, panitia pentas wayang kulit ini mengatakan, Minggu lalu, 16 September 2018 telah digelar tradisi Kirab Adat Budaya Suro yang dibuka langsung oleh Bupati Klaten, Hj Sri Mulyani. Ribuan warga hadir menyaksikan kirab, seperti kereta kencana, kerbau bule dan lainnya.

Dan pentas wayang kulit Kamis malam itu, jelas Nugroho, merupakan rangkaian tradisi Kirab Adat Budoyo Suro Pandanan. Warga selain menyaksikan pentas wayang kulit, juga ada yang nyekar di makam Kiai Karsoredjo, laku tirakatan di kompleks Tugu Waseso dan lainnya.

“Jadi pentas wayang kulit ini merupakan agenda rangkaian tradisi Kirab Adat Budoyo Suro. Warga yang datang tak hanya dari Pandanan, akan tetapi juga dari berbagai daerah lainnya. Bahkan ada juga warga yang dari Solo, Sukoharjo dan lainnya yang tirakat di kompleks Tugu Waseso ini,” jelas Nugroho.

Hadir di kompleks Tugu Waseso ini, diyakini mendatangkan ketenangan batin. Ada warga luar daerah yang sakit, setelah laku tirakat di bangsal perenungan atau tirakat, mengalami kesembuhan. Tugu Waseso itu saksi bisu bersejarah pertemuan antara Kiai Karsoredjo dengan Ir Soekarno.

Warga sangat antusias menyaksikan pentas wayang kulit ini meskipun udara malam sangat dingin di Pandanan, Soropaten, Karanganom.

Sejumlah pejabat, kepala desa dan tokoh masyarakat, bahkan para calon legislatif, juga banyak yang laku tirakat di kompleks Tugu Waseso dan makam Kiai Karsoredjo. Para pelaku kuliner atau pengusaha juga senang mentradisikan nyekar dan saksikan wayang kulit di bangsal Sri Sidomulyo Pandanan.

Sejumlah personel TNI/Polri juga turut mengagendakan melakukan pengamanan dalam kirab tradisi budaya Suro dan juga gelaran wayang kulit ini. Pedagang kaki lima pun memanfaatkan agenda di Pandanan yang terkenal sebagai kampung religi.

“Kalau diniati ibadah kepada Allah SWT, insya Allah dalam hidup kita akan selalu mendapatkan ketenangan dan kedamaian. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak demi suksesnya kirab tradisi adat Suro,” ujar Nugroho. (aha)

Caption Foto Atas:
Dalang Ki Kasino Pansoyo tampil dalang di pentas wayang kulit di bangsal Sri Sidomulyo Pandanan, Soropaten, Karanganom, Kamis malam (20/9). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *