Para Tokoh Solo Berkomitmen Jaga Solo Aman dalam Pilgub 2018

Spread the love

SOLO (Poskita)- Sejumlah tokoh dan organisasi massa di Kota Solo mempunyai komitmen untuk menjaga Kota Solo tetap aman dan kondusifitas selama gelaran pemilihan gubernur (Pilgub) 27 Juni 2018.
Adanya pesta demokrasi tersebut, menurut tokoh Mega Bintang, Mudrick M Sangidu, setiap masyarakat harus saling menghargai pilihan untuk menentukan calon gubernur yang bakal dipilih. ”Untuk itu, kami akan menggandeng seluruh umat muslim untuk ikut menjaga kondusifitas Kota Solo agar tetap aman dan damai selama Pilgub berlangsung,” terang Moedrick dalam pernyataannya disela-sela Tabligh Akbar di lapangan Kottabarat, Solo, Minggu (18/2) pagi.
Tokoh yang dikenal cukup vokal itu juga mengimbau kepada aparat untuk tetap berdiri tegak di atas semua golongan, dan tidak menjadi alat kekuasaan.
Hal senada dikemukakan Panitia maupun Humas Tabligh Akbar, Endro Sudarsono. Endro yang juga pengurus Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) juga berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kondusifitas di Kota Solo. Dalam Tabligh Akbar yang telah berlangsung, Endro menegaskan tidak ada kepentingan untuk kampanye atau memberikan dukungan terhadap salah satu calon gubernur Jateng.
Pernyataan para tokoh, lanjut Endro, hanya memberikan gambaran apa yang sedang terjadi di Indonesia. ”Perihal keamanan, tambahnya, menjadi kewenangan aparat penegak hukum, namun kami sebagai masyarakat yang cinta damai juga ikut menjaga kondusifitas Kota Solo,” paparnya.
Sementara itu, dalam Tabligh Akbar Umat Islam Se-Soloraya di Lapangan Kottabarat, berlangsung lancar. Sejumlah ustaz terlihat memberikan tauziah kepada para peserta tabligh.
Sebelum tabligh akbar dimulai, ratusan umat menjalankan salat subuh di Masjid Nurul Iman Kalitan, Penumping, Laweyan dalam momentum deklarasi Gerakan Indonesia Sholat Subuh (GISS).
Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat mengikuti kegiatan tersebut. Adapun pada kesempatan itu, sejumlah tokoh menyampaikan berbagai ajaran agama dan permasalahan yang terjadi di Indonesia.
Diantara tokoh yang menyampaikan sambutan dan pandangan yakni Ustadz Dr Muinudinillah Basri Lc, MA selaku Ketua Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS), tokoh reformasi Prof. Dr. Amin Rais, Gus Nur dari Alkaromah Palu SPPTQ.
Selama kegiatan deklarasi GISS dan tabligh akbar berlangsung, situasi aman, tertib dan kondusif. (gito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *