Sambang Warga Plt Bupati Klaten Diguyur Hujan Deras

Spread the love

KLATEN (poskita.co) – Tanpa kenal takut dan ragu, siswa Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Gading 2, Desa Belangwetan, Kecamatan Klaten Utara, Klaten, tetap memainkan drumband di tengah hujan deras yang mengguyur dalam menyambut Plt Bupati Klaten Sri Mulyani dalam program Sambang Warga di balai desa Belangwetan, Kamis pagi, 16 November 2017.

Camat Klaten Utara Endang Widowati, Kapolsek Ketandan AKP Suyarta, Danramil Kapten Inf Joko Sulantoro, Kepala Desa dan Lurah dan Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Klaten Utara Untung JP,  terlihat menyambut kedatangan Plt Bupati yang jalan kaki didampingi Kades Belangwetan Hartono dengan membawa payung di tengah hujan deras. Sri Mulyani menjelaskan, agenda ini merupakan kegiatan rutinitas tahun 2017 dan  Pemkab Klaten mempunyai jadwal sambang warga di 26 kecamatan.

“Tujuan sambang warga ini tiada lain Pemkab Klaten ingin bersilaturrami dengan warga di desa Belangwetan dan segenap Muspika-Kades di Kecamatan Klaten Utara ini. Selain itu, kita ingin mendengarkan berbagai masukan secara langsung, berbagai keluhan dan saran masyarakat,” ungkap Sri Mulyani.

Pemkab Klaten ingin selalau dekat dengan masyarakat dan selalu bisa mmberikan nasihat kepada seluruh Camat, Kepala Desa dan elemen lainnya, termasuk dalam pengawasan pelaksanaan anggaran dana desa 6 desa dan 2 kelurahan di wilayah Kecamatan Klaten Utara ini. Anggaran dana desa atau hibah yang ada, diminta tetap hati-hati dalam pengelolaannya.

Selain itu, Sri Mulyani berpesan agar APBDes yang ada bisa dicakke atau dilaksanakan sesuai program yang ada. Setiap desa juga harus mendirikan BUMDes dan potensi atau kearifan lokal bisa dikemas dengan baik. Setiap Kecamatan minimal ada 1 desa wisata dan setidaknya warga bisa piknik di wilayah sendiri.

“Paling tidak warga bisa mencintai objek wisata lokal, dan saya tadi berkesan, luar biasa dengan penyambutan anak-anak MI yang drumband di tengah hujan deras. Kita doakan anak-anak bisa menjadi anak yang hebat, bermanfaat bagi nusa dan bangsa,” jelasnya. Sejumlah desa di ajang ini menampilkan aneka produk home industri di tengah hujan deras mengguyur. (aha)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *