Persis Menang Diwarnai Kericuhan Dipicu Wasit Kontroversial

Spread the love

Solo – Poskita.co
Pertandingan Liga 2 babak 16 besar yang digelar di Stadion Manahan Kamis(28/9) malam, akhirnya dimenangkan Persis Solo 2-0 atas tamunya Cilegon United.

Sayangnya, laga yang disiarkan live oleh TvOne ini diwarnai kericuhan, baik antar pemain ataupun official. Semuanya menuduh wasit Ahmad Tuharea asal Maros menjadi pangkal keributan.

Laga pekan ketiga babak 16 besar Grup A Liga 2 mempertemukan Persis Solo kontra Cilegon United FC di Stadion Manahan, Solo, Kamis (28/9/2017) malam. Persis Solo berhasil menguasai pertandingan dengan tanpa henti menyerang ke pertahanan Cilegon United FC.

Hingga menit ke-30, belum ada gol tercipta untuk kedua tim. Rudiana mendapat peluang emas di menit 33 setelah mendapat umpan silang. Namun, dia tidak mampu melesatkan bola ke gawang Cilegon United FC.

Persis Solo menguasai pertandingan di babak pertama. Banyak peluang, tapi tak tercipta gol. Hingga babak pertama usai, skor tetap 0-0.

Babak kedua, Persis Solo menyerang, dan berhasil pecah telur pada menit ke 51 lewat sundulan kepala Irkham Zahrul Mila. Aksi ini mendapat protes Cilegon United FC, sebab Irkham dianggap offide. Sejak itulah, pertandingan semakin memanas.

Pada menit ke-82, gol Persis Solo tercipta berkat tendangan salto Rudiana. Walau diperpanjang 6 menit, skor tetap 2-0 untuk Persis Solo atas Cilegon United FC.

Penulis: UDI
Editor: Cosmas

Susunan pemain kedua tim:
Persis Solo:
Agung Prasetya (GK), Soni Setiawan, Ikhwan Ciptady, Arsyaq Gufran, Akbar Riansyah, Bayu Nugroho, M Wahyu Fitriyanto (C), Eli Nasoka, Dedi Cahyono, Tri Handoko, Rudiyana.

Cadangan:
M Ricky Hidayat, Andriantono, Hendri Aprilianto, Bayu Andra, Fadli Nasir, Irkham Zahrul, Joko Prayitno.

Cilegon United FC:
Rafit I. Dzulfikar (GK), Denny Arwin, Heri Setiawan, Muhammad Syukron, M Rizal Lestaluhu, Septian Andriansyah (C), Suandi B, Jalwandi, Afriansyah, Dian Endra S, Ahmad Ihwan.

Cadangan:
Yoga T Herlambang, Lucky Octavianto, M Andika Kurniawan, Abdul Latif, Akbar Tanjung, Riyanto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *