Klaten

Semarak HUT ke-61 SMPN 1 Manisrenggo:Bersatu dalam Kebersamaan, Berprestasi dalam Karya

Keterangan Foto: Guru mendampingi siswa dalam menyalurkan bantuan sembako atau paket sembako ke warga yang tinggal di lingkungan sekolah, Sabtu pagi, 1 Agustus 2026.

KLATEN, POSKITA.co – Suasana penuh semangat, kebersamaan, dan keceriaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 SMP Negeri 1 Manisrenggo yang dilaksanakan pada Sabtu (1/8/2026). Tahun 2026 ini, HUT ke-61 mengusung tema “61 Tahun SMPN 1 Manisrenggo: Bersatu dalam Kebersamaan, Berprestasi dalam Karya”.

Hal ini dikatakan Kepala SMPN 1 Manisrenggo Ana Dwiasih Fajari, SPd MPd, saat ditemui redaksi di sela-sela kegiatan sekolah, Sabtu (1/8). Sekolah yang berada di kompleks Polsek Manisrenggo ini mengemas HUT ke-61 tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan panjang sekolah, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial, kreativitas, karakter, dan semangat berprestasi seluruh warga sekolah.

Peringatan HUT ke-61 tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh warga SMP Negeri 1 Manisrenggo, mulai dari siswa, guru, tenaga kependidikan, hingga karyawan sekolah. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan meliputi bakti sosial, karnaval, dan Market Day. Ketiga kegiatan tersebut dirancang sebagai bentuk perayaan yang edukatif, menyenangkan, sekaligus memberikan manfaat bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar.

“Sebelum berangkat karnaval, ada doa terlebih dulu dan pelepasan balon udara dengan jarak waktu sekitar 20-30 menit perjalanan. Setelah itu, siswa yang tidak ikut karnaval, langsung menuju rumah warga yang berada di sekitar sekolah diberikan sembako dalam kegiatan bakti social. Guru kelas maupun wali kelas ikut mendampingi pula dalam karnaval dan baksos,” ungkap Ana Dwiasih mantap.

Dalam kegiatan baksos, seluruh warga sekolah bergotong royong mengumpulkan berbagai bahan makanan kebutuhan sehari-hari. Bahan makanan yang dikumpulkan antara lain beras, gula, mie instan, minyak goreng, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Pada tahun ajaran 2026-2027 ini, jumlah siswa 664 anak dan didukung jumlah guru-karyawan ada 33 orang. Semangat segenap guru dan karyawan tetap tinggi dalam mengawal dan mendukung siswa meraih impian. HUT ke-61 SMPN 1 Manisrenggo ini, harap Ana Dwiasih, menjadi cambuk atau motivasi wujudkan sekolah yang berprestasi dan berkarakter.

Siswa dengan kostum unik siap-siap mengikuti karnaval keliling perkampungan, Sabtu pagi, 1 Agustus 2026.

Kegiatan pengumpulan bahan makanan tersebut menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian dan berbagi kepada sesama. Siswa tidak hanya diajak untuk merayakan ulang tahun sekolah dengan kegiatan yang bersifat hiburan, tetapi juga belajar memahami bahwa sebuah perayaan akan memiliki makna yang lebih besar apabila dapat memberikan manfaat kepada orang lain.

Bahan makanan yang telah terkumpul kemudian dikemas dan disalurkan kepada beberapa kelompok penerima. Bantuan diberikan kepada masyarakat sekitar SMP Negeri 1 Manisrenggo, para pedagang yang berjualan di sekitar lingkungan sekolah, instansi yang selama ini menjalin kemitraan dengan SMP Negeri 1 Manisrenggo, serta siswa yang membutuhkan dan berasal dari keluarga kurang mampu.

“Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk kepedulian dan ungkapan terima kasih dari keluarga besar SMP Negeri 1 Manisrenggo kepada masyarakat dan berbagai pihak yang selama ini turut mendukung keberadaan serta perkembangan sekolah,” ungkapnya.

Kegiatan bakti sosial juga menjadi pembelajaran nyata bagi siswa mengenai pentingnya gotong royong, empati, kepedulian sosial, berbagi, dan menghargai sesama. Semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai karakter yang terus dikembangkan di lingkungan SMP Negeri 1 Manisrenggo.

Untuk kegiatan karnaval, jelas Ana Dwiasih, tidak sekadar menjadi kegiatan untuk memeriahkan ulang tahun sekolah. Setiap tema yang diangkat memiliki pesan pendidikan dan berkaitan dengan program serta karakter yang dikembangkan di SMP Negeri 1 Manisrenggo.

Siswa kelas 7 mengusung tema “Ramah Anak”. Melalui tema ini, siswa menampilkan pesan tentang pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, menyenangkan, dan mendukung tumbuh kembang anak. Tema tersebut juga menjadi pengingat bahwa sekolah harus menjadi tempat yang memberikan ruang bagi siswa untuk belajar, berkembang, berekspresi, dan meraih prestasi dengan penuh kegembiraan.

Siswa kelas 8 mengusung tema “Adiwiyata”. Berbagai kostum dan atribut yang ditampilkan membawa pesan tentang kepedulian terhadap lingkungan. Siswa diajak untuk semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan, mengurangi sampah, merawat tanaman, menghemat sumber daya, serta membangun budaya sekolah yang peduli dan berwawasan lingkungan.

Siswa yang tidak ikut karnaval mempersiapkan menu marketday di halaman sekolah.

Sementara itu, siswa kelas 9 mengangkat tema “Sekolah Siaga Kependudukan” (SSK). Tema tersebut menjadi sarana untuk mengenalkan berbagai persoalan kependudukan kepada masyarakat dengan cara yang kreatif dan menarik. Pesan yang disampaikan antara lain mengenai pentingnya perencanaan kehidupan, pendidikan, kesehatan, keluarga berkualitas, serta kesiapan generasi muda dalam menghadapi masa depan.

Ana Dwiasih mengatakan, untuk Market Day diikuti oleh siswa kelas 8 dan kelas 9. Dalam kegiatan ini, siswa berkesempatan untuk belajar secara langsung mengenai praktik kewirausahaan sederhana. Mereka menyiapkan, mempromosikan, dan menjual berbagai jenis makanan dan minuman yang sehat serta bergizi.

“Kegiatan Market Day tidak hanya bertujuan untuk menciptakan suasana meriah, tetapi juga menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual. Siswa belajar mengembangkan kreativitas dalam menentukan produk, membuat kemasan yang menarik, menghitung modal dan harga jual, melakukan promosi, melayani pembeli, serta bekerja sama dalam kelompok,” pesannya. (Hakim)