MPLS Ramah SMPN 1 Klaten Tahun 2026 Diikuti 288 Siswa, Tak Ada Bullying dan Kekerasan..!!
Keterangan Foto: Koordinator Kurikulum SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten Bintang Agastya, SSi melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) di SMPN 1 Klaten, Selasa (14/7/2026) pagi. Tampak Plt Kepala SMPN 1 Klaten Ismi Roudhotul Janah bersama dua guru ikut mendampinginya.
KLATEN, POSKITA.co – Dengan senang hati, Koordinator Kurikulum SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten Bintang Agastya, SSi melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 1 Klaten, Selasa (14/7/2026) pagi.
Saat ditemui redaksi, Bintang mengharapkan panitia MPLS benar-benar menjalankan aturan, antara lain dalam MPLS tidak ada kekerasan dan tidak boleh ada aksi bullying. MPLS yang diharapkan adalah benar-benar ramah bagi siswa baru dengan materi-materi pembinaan yang menyenangkan dan membuat siswa tergugah untuk lebih semangat dalam belajar.
“Kami melakukan monev ke beberapa sekolah tiada lain untuk memantau jalannya MPLS Ramah apa sudah dijalankan sesuai harapan. Dalam MPLS Ramah ini tidak boleh ada bullying, tidak boleh ada kekerasan, semua siswa tetap nyaman dan Bahagia,” pesan Bintang.
Sementara itu, Plt Kepala SMPN 1 Klaten Ismi Roudhotul Janah, SPd MPd mengatakan, untuk tahun ajaran baru 2026-2027, sekolah ini mendapatkan 288 siswa atau terpenuhi target siswa untuk 9 rombongan belajar (rombel). Kegiatan siswa baru dipusatkan di Grha Balakosa Essaka yang berada di sisi timur sekolah yang dimulai pukul 06.55-11.30 WIB.
Kegiatan MPLS SMPN 1 Klaten diadakan selama 5 hari, yaitu Senin-Jumat (13-17/7) dengan sejumlah materi dan jadwal yang telah disiapkan panitia MPLS. Ada beberapa materi yang siapkan, antara lain Wawasan Wiyata Mandala, Aku dan Sekolahku, Aku dan Sekitarku, Anak Indonesia Hebat, Karakterku Kuat, Refleksi.
Selain itu juga Pertemuan Pagi Ceria dengan senam, keakraban, siaga bencana, Salam Sapa Murid Baru, Literasi Digital, Pencegahan Isu NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif), Sahabat Hebat: Dengar, Peduli, dan Hargai, Budaya Sekolah Berbasis Kekhasan Sekolah, Pengenalan Kurikulum Melalui Penumbuhan Motivasi, Semangat, dan Cara Belajar yang Efektif, serta materi ASRI: Aku, Kamu, dan Lingkungan Kita Bersama.
“Jadi anak-anak selama MPLS Ramah ini dibirikan materi yang menyenangkan, penuh bahagia dan diharapkann bisa mengaktualisasikan wawasan atau informasi yang disampaikan para pemateri. Termasuk saat berada di sekolah dibiasakan budaya 5S yaitu senyum salam sapa sopan dan santun. Dengan Bapak/Ibu guru punya adab atau toto kromo, unggah-ungguh,” jelas Ismi.
Lebih jauh Ismi mengatakan, pelaksanaan MPLS Ramah tahun 2026 memang berbeda dan acaranya dikemas menyenangkan. Hal ini terlihat dari wajah siswa yang ikut MPLS sangat menikmati rundown acara yang penuh bahagia. Saat ice breaking juga sangat terasa aroma bahagia siswa yang didampingi para pengurus OSIS Essaka.
Dalam SPMB atau sistem penerimaan murid baru di SMPN 1 Klaten tahun ajaran 2026/2027, memang mbludak peminatnya dan ratusan siswa harus tergeser ke sekolah lainnya. Dengan kepercayaan masyarakat yang luar biasa kepada SMPN 1 Klaten, maka para guru dan karyawan didukung komite sekolah dan paguyuban wali murid akan berupaya melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya.

Renata Sagita Kirani, siswa kelas 9 yang saat ini jadi Ketua OSIS SMPN 1 Klaten bersama teman-teman pengurus OSIS lainnya sejumlah 52 orang selalu bersemangat mendampingi siswa kelas 7 yang baru ini selama kegiatan di Grha Balakosa Essaka. Renata berpesan kepada siswa kelas 7 tetap semangat mengikuti MPLS dan diharapkan ke depannya rajin belajar menggapai cita-cita.
“Kami segenap pengurus OSIS Essaka dapat tugas mengawal dan mendampingi anak-anak kelas 7 dalam MPLS Ramah tahun ajaran 2026-2027 ini. Semoga adik-adik kelas 7 ke depannya semangat dalam belajar dan berprestasi. Untuk pemateri ada dari para guru dan ada juga dari pihak luar sekolah,” jelas Renata yang bercita-cita ingin jadi psikolog. (Hakim)

