Per 1 Juli 2026, Tugiman Kepala SDN 2 Tempursari Purna Tugas
Keterangan Foto: Kades Tempursari, Kecamatan Ngawen, H. Budi Diyatmiko, BSc foto bersama Kepala SDN 2 Tempursari, SPd dan Jumartini, SPd, sekalian pamitan memasuki purna tugas, Sabtu pagi, 20 Juni 2026.
KLATEN, POSKITA.co – Terasa berbeda saat pembagian raport SDN 2 Tempursari, Ngawen, Klaten. Ada apa? Di sela-sela pembagian raport yang diadakan di sekolah, Sabtu (20/6/2026) pagi, Kepala SDN 2 Tempursari, SPd dan Jumartini, SPd, sekalian pamitan memasuki purna tugas.
Jumartini mengabdi sebagai PNS selama 39 tahun, termasuk selama 21 tahun mengabdi sebagai guru di SDN 2 Tempursari yang purna tugas per 1 April 2026. Karena diperpanjang sampai raportan atau kenaikan siswa tahun ajaran 2025-2026. Dalam Waktu 39 tahun, waktu, pikiran dan tenaga Jumartini untuk kemajuan sekolah.
Demikian dikatakan Kepala SDN 2 Tempursari Tugiman, SPd saat ditemui redaksi, Minggu (21/6/2026) petang. Dikatakan, karena dirinya juga memasuki purna tugas 1 Juli 2026, maka acara juga diisi dengan pamitan Tugiman ke segenap jajaran, termasuk dengan Kepala Desa Tempursari H. Budi Diyatmiko dan Komite Sekolah.
“Acaranya sederhana saja dan kita adakan pamitan dengan suasana kekeluargaan. Saya sebenarnya belum pensiun, nanti per 1 Juli 2026 mendatang baru pensiun. Pengabdian saya selama ini 38 tahun dan saya mengabdi menjadi Kepala SDN 2 Tempursari ada 4 tahun 3 bulan. Terima kasih atas kerjasama dan dukungan semua pihak demi kemajuan sekolah tercinta ini,” ungkap Tugiman.
Selama ini, kerjasama para guru di SDN 2 Tempursari telah terjalin dengan baik. Dan kelompok kerja kepala sekolah (K3S) Kecamatan Ngawen juga selalu kompak dan saling mendukung. Jadi per 1 Juli 2026 Jumartini dan Tugiman sudah tidak bekerja lagi atau mengabdi, karena memang secara kedinasan sudah purna tugas.
Kepala Desa Tempursari Budi Diyatmiko berpesan agar para guru yang masih aktif tetap semangat melanjutkan estafet pengabdian. Untuk Jumartini dan Tugiman yang memasuki purna tugas, Budi mengucapkan banyak terima kasih atas jerih payahnya selama ini untuk mencerdaskan anak-anak. Pada waktunya, namanya pengabdian tetap dibatasi usia.
“Tetapi secara kemasyarakatan, tetap berjalan baik tanpa harus pensiun. Purna tugas itu secara kedinasan tidak boleh bekerja lagi, tapi semangat jalinan silaturrahmi tetap dijaga dengan baik. Terima kasih semuanya, waktu, pikiran, tenaga dan semua ilmunya demi mengawal SDN 2 Tempursari semakin maju berkembang,” pesan Kades Budi. (Hakim)

