Klaten

Usai Daftar Haji, Tabungan Sugeng Wutuh di Rekening dan Antre Haji 15 Tahun

KLATEN, POSKITA.co – Tak disangka dan dinyana. Kisaran bulan Nopember 2011 lalu, Sugeng Widodo (55 th) nekat mendaftarkan diri di BRI Klaten untuk biaya awal daftar haji. Saat ini dirinya merasa tak ada niat mendaftar haji, hanya spontan setelah mendapatkan rejeki tak terduga yang masuk ke rekeningnya.

Saat ditemui redaksi di rumahnya Omah Tengah Sawah Bometen, RT 16/RW 8, Ngandong, Gantiwarno, Klaten, Minggu (3/5/2026) siang, Sugeng terlihat sedang resik-resik rumah sambil menanti kedatangan beberapa pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP Gantiwarno untuk acara di Solo.

Dikisahkan, pada tahun 2011 lalu, Sugeng mengaku mendaftar haji dengan biaya Rp25,2 juta. Dan setelah mendaftarkan haji, Sugeng merasa lega hatinya dan tetap optimis bisa melunasinya saat akan berangkat. Sugeng yang juga dikenal sebagai pemborong proyek bangunan ini selalu yakin dan optimis dalam melangkah.

“Alhamdulillah, perjuangan panjang dan penuh tantangan. Akhirnya kisaran antrean 15 tahun, saya bisa berangkat haji pada Mei 2026 ini. Jadi kalau dihitung memang 15 tahunan sejak mendaftar haji tahun 2011 lalu. Rabu (29/4) malam lalu saya kumpulkan warga Ngandong dan adakan doa bersama,” jelas Sugeng juga Ketua PAC PDIP Gantiwarno.

Sungguh aneh bin ajaib. Sugeng yang sudah mendaftar haji di BRI dengan antrean hari pertama di custumer service (CS) 650, membuat tidak nyaman Sugeng dan menyatakan balik kanan atau pulang. Dan hari kedua, Sugeng mendapatkan antrean di BRI untuk urusan di CS dengan urutan 775.

Sugeng pun akhirnya mendaftarkan diri di BRI dengan penuh keyakinan dan tulus ikhlas. Beberapa hari berikutnya, suatu kejadian aneh dialami Sugeng. Diakuinya ada telpon yang masuk dan memberitahukan agar dirinya melihat Kembali rekeningnya di BRI. Padahal tinggal Rp100 ribu uang simpanan yang ada di tabungan BRI.

Ribuan calon jamaah haji asal Klaten saat pamitan haji di GBK Klaten.

“Sungguh ajaib, aneh tur nyoto. Saya akhirnya datang lagi dan ketemu CS BRI untuk mengecek Kembali jumlah tabungan yang ada di rekening. Padahal sudah saya pakai untuk daftar haji dan setelah diprint, ternyata di tabungan saya ada uang Rp25,2 juta kiriman dari siapa saya nggak tahu,” ujar Sugeng sedikit menangis.

Ibadah haji 2026 ini, Sugeng ikut bimbingan KBIH Arofah Klaten dengan Ketua Rombongannya (Karom) Subroto, SPd MPd (Kepala SMPN 2 Karangdowo). Sugeng masuk kloter 60 dan rombongan 5 yang akan budal pada 11 Mei 2026 pukul 02.00 WIB di GOR Gelarsena Klaten. Sri Lestari, istrinya, tetap mendukung Sugeng bisa lancar ibadah hajinya.

Pesan Sugeng, hidup ini jangan pernah menyerah dan jangan putus asa. Dengan niat sebagai tamunya Allah, tentu setiap Langkah akan mendapatkan ridlo Allah SWT. Dengan peristiwa kembalinya uang tabungan yang sudah disetorkan daftar haji dan tanpa dinyana, uang tabungannya kembali wutuh, menjadi pelajaran berarti.

“Saya ini orang PDI Perjuangan, juga tetap menjunjung tinggi pesan Bapak Proklamator RI Ir. Soekarno. Dalam hidup ini harus bisa berbuat kebaikan kepada umat manusia dan ikut menjaga NKRI tetap utuh, damai. Urusan negara diutamakan dalam bergerak di masyarakat dan semuanya dilandasi kecintaan kepada negeri tercinta Indonesia,” jelasnya. (Hakim)