Bupati Hamenang bersama Hj. Kadarwati Anggota DPRD Provinsi Jateng Saksikan Pentas Ketoprak Wargo Budoyo Bero Trucuk
KLATEN, POSKITA.co – Terlihat ratusan warga Desa Bero, Kecamatan Trucuk, Klaten, bersemangat menyaksikan pentas ketoprak bersama grup Wargo Budoyo dengan lakon Batik Madrim Sayemboro di gedung Idaman Bero, Sabtu (17/1/2026) malam.
Kepala Desa Bero Suranto, SSi mengatakan, setiap tahun Pemdes Bero mendukung program hangleluri budaya jawi, termasuk seni pentas ketoprak. Kebetulan warga Desa Bero ini dikenal banyak memiliki potensi warga yang mahir dalam seni peran ketoprak.
“Tentu harapannya ke depan seni pentas ketoprak akan semakin ngremboko dan jangan sampai punah. Siapa lagi kalau bukan yang andil dan intens melestarikan warisan leluhur seni pentas ketoprak,” ungkap Kades Suranto.
Dalam acara ini hadir anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Hj. Kadarwati, SH MH, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, SIKom, Pj. Sekda Klaten Jaka Purwanto, SSos MM, Plt Kepala Disbudporapar Klaten Purwanto, SSos MSi, Kabag Perekonomian Setda Tomisila Adhitama, AP MM, Klaten Camat Trucuk Marjana, SIP MH, Sukardi, SE MM (Dirut PT Aneka Usaha Klaten), jajaran TNI/Polri, BPD dan jajarannya, unsur TP PKK, Linmas, Karang Taruna dan elemen lainnya.
Bahkan Camat Trucuk Marjana ikut tampil di pentas ketoprak ini sebagai salam perpisahan jelang purna tugas per 1 Februari 2026. Marjana tampil dengan loss Bersama Maryanto dan wargo budoyo lainnya. Pentas ketoprak ini benar-benar menjadi ajang menyenangkan bagi masyarakat dan bisa menghibur.
Dalam pentas ketoprak ini, menurut Camat Marjana, tetap ada pesan yang disampaikan. Selain menyampaikan program Pemerintah selama tahun 2026, juga memberikan sosialisasi berbagai bidang, seperti kesehatan, pendidikan, program pendirian Koperasi Desa Merah Putih, MBG dan lainnya.
“Kami berharap masyarakat Desa Bero dan sekitarnya bisa terus intens dalam mendukung program pemerintah. Tertib bayar pajak PBB, pajak kendaraan dan program lainnya. Program KDMP saat ini proses pembangunan gedung, program MBG juga berjalan, program kesehatan juga terus kita dukung dan sebagainya,” jelas Marjana.
Dalam kesempatan ini, Camat Marjana juga berpamitan karena per 1 Februari 2026 sudah memasuki masa purna tugas. Diharapkan, semua potensi yang ada di wilayah Kecamatan Trucuk, khususnya Desa Bero, bisa terus diberdayakan. Soliditas dan semangat kebersamaan mengawal pembangunan terus ditingkatkan.

Sementara itu, Hj. Kadarwati juga menegaskan pentingnya semangat gotong royong dan saling menjaga kerukunan antar warga. Salah satu modal besar mendukung pembangunan adalah tetap hadirnya semangat gotong royong warga. Potensi yang ada, termasuk seni budaya berupa pentas ketoprak ini, diharapkan tetap eksis dan ngremboko.
“Saya selaku wakil rakyat di DPRD Provinsi Jawa Tengah tetap mendukung upaya mempertahankan dan melestarikan warisan budaya nenek moyang yang adiluhung. Ketoprak ini milik rakyat negeri ini, mari kita bersama-sama hidupkan kembali semangat gotong royong melestarikan seni budaya adiluhung,” pesan Kadarwati.
Bupati Klaten Hamenang berpesan pula, ke depannya, generasi muda bisa ikut tampil sebagai pengrawit, pemain ketoprak dan mendukung seni pentas ketoprak wargo Budoyo Desa Bero. Saat ini, Hamenang memandang masih menjadi perjuangan atau usaha bagaimana anak muda ikut andil dalam upaya pelestarian seni budaya. Banyak pemain ketoprak yang sudah berusia lanjut usia saat pentas ketoprak di Bero ini dan tahun depan anak muda bisa tampil pentas ketoprak. (Hakim)
NB Foto Atas: Salah satu adegan pentas ketoprak yang dimaikan warga Desa Bero, Kecamatan Trucuk, Klaten, Sabtu (17/1/2026) malam.

